Sep 19, 2008

Antara Ya dan Tidak

Blog kali ini tentang curhatan seorang anak manusia (Ya iyalah, mana ada anak anjing bisa curhat?). Kita panggil saja dia... Emmm... Siapa, ya? Aku kehabisan nama samaran. Belakangan ini pikirannya selalu berkecamuk gak jelas. Gelisah melulu. Gak, gak, dia gak boker di celana. Dia sedang berada di antara kata "ya" dan "tidak".

Gimana kalo kita sebut dia dengan Lilly?

Selama kita hidup, kita selalu berada di antara pilihan-pilihan. Ada yang dengan gampangnya memilih sesuatu, tapi ada juga yang sulit.

Lilly sedang berada di posisi yang sulit.

Bila Lilly memilih "ya", dia tau bahwa dia gak boleh memilih "ya". Pilihan itu sangat terlarang buat dia. Bila dia memilih "ya", seseorang bakalan tersakiti. Dia gak mau ngeliat seseorang itu sakit. Dia sayang ama orang itu.

Bila Lilly memilih "tidak", dia sendiri yang bakalan tersakiti. Dia gak bisa berbohong ama perasaannya sendiri.

Apa yang harus dilakukan oleh Lilly, kawan?

3 comments:

aels said...

tidak, tidaklah selalu lebih sulit dari ya, ya kan?

aneg and her drama said...

Wah curhatan lo ga jelas
Gimana mo kasi solusi...

ada apakah gerangan punk(dangdut)?

diamond said...

apakah dirimu sdg dilema???

pilih yg terbaik dr yg baik