Mar 31, 2010

Titip Dia, Ya =)

Anak itu selalu menarik kembali selimutnya di pagi hari untuk kembali tidur dan bangun lagi saat sinar matahari mulai terasa teriknya. Tapi tidak untuk kali ini, ia melangkah ke luar rumahnya, menanti angin pagi.

"Tolong pergi ke tempatnya, ya. Bangunkan dia untuk ibadah di pagi hari," kata anak itu kepada si angin.

Saat matahari mulai memunculkan sinarnya, anak itu pun berkata, "Tolong jangan biarkan dia melewatkan sarapannya, ya."

Saat matahari mulai ganas di siang hari, anak itu kembali berbicara dengannya. "Tolong berikan semangatmu yang membara untuknya," kata anak itu.

Saat hujan di sore hari, orang-orang mulai menyangka dia gila, berbicara sendiri.

"Hujan, kau mau menyusul ke tempatnya? Titip salam, ya." Senyum mengembang di wajahnya.

Hari mulai gelap. Anak itu berharap bulan atau bintang muncul di langit agar dia dapat berkata, "Tolong ya jaga dia agar tidak mimpi buruk."

9 comments:

Ivan Kavalera said...

Aku begitu menikmati alunannya. Tulisanmu semakin asyik.

BrenciA KerenS said...

cinta yang tak terucap ya.. tapi disampaikan lewat alam.

heheh sotoy nih...

inge / cyber dreamer said...

keren tulisannya..
suka banget aku ^^
karena aku setiap malam kadang mencari bulan dan bintang untuk titipkan rinduku

have a nice day ^^

inge / cyber dreamer said...

keren tulisannya..
suka banget aku ^^
karena aku setiap malam kadang mencari bulan dan bintang untuk titipkan rinduku

have a nice day ^^

NanLimo said...

mengalir....

Support Bang Emo ya sobt.. :D

nietha said...

bagus tulisannya, aku suka.. salam kenal

Itik Bali said...

Ieyazz dirimu semakin keren aja..
kadang emang kita melakukan kebodohan
tapi itu yang membuat jadi lucu

Sang Cerpenis bercerita said...

prosa yg asik nih

Sang Cerpenis bercerita said...

titip bayar lho. hehhe..apa kabar, pit?