May 18, 2012

Good Life: Arigato, Papa, Sayonara

Bagi yang suka serial drama keluarga Asia terutama Jepang dan suka mimbik-mimbik alias rada-rada cengeng, saya rekomendasikan serial ini. Serial ini berjudul "Good Life: Arigato, Papa, Sayonara". Serial ini diadaptasi dari novel Korea karangan Cho Chang-In yang berjudul "Kashikogi".

Good Life: Arigato, Papa, Sayonara
Tahun: 2011
Director: Yoshishige Misake, Keiichiro Shirake
Producer: Takahiro Kasaoki, Jun Kimura
Serial berjumlah 11 episode ini bercerita tentang seorang jurnalis profesional bernama Sawamoto Daichi (Sorimachi Takashi) yang workaholic sehingga tanpa dia sadari dia telah mengabaikan keluarganya. Dia tidak pernah ikut serta mengurus anak laki-lakinya. Dia tidak pernah tahu jika istrinya, Sawamoto Kaori (Igawa Haruka), merasa jengah dan kesepian. Suatu hari, Kaori pergi meninggalkannya tanpa berpamitan, tanpa sepatah kata pun. Kaori hanya meninggalkan sepucuk surat perceraian yang telah ditandatanganinya dan seorang anak laki-laki hasil pernikahan mereka yang bernama Sawamoto Waku (Kabe Amon).

Tentu saja Daichi mengalami kebingungan dan marah yang luar biasa. Selama ini dia merasa menjadi seorang suami yang baik dan tidak pernah ada pertengkaran di dalam rumah tangganya. Pendapat dia mengenai suami yang baik merupakan seorang kepala keluarga yang rajin bekerja dan menghasilkan uang yang banyak ternyata selama ini salah.

Mengurus seorang anak berumur 7 tahun seorang diri tidak semudah bayangan Daichi. Apalagi dia tidak pernah untuk mencoba "mengenal" anaknya sendiri sebelumnya. Dia tidak pernah tahu apa yang disukai, dibenci, atau ditakuti oleh anaknya. Dia tidak pernah tahu apa kebutuhan anaknya. Hingga suatu hari, Waku divonis dokter bahwa dia menderita leukimia. Daichi pun berusaha untuk melawan keegoisan yang dimilikinya selama ini dan memutuskan untuk mengurus Waku yang sedang sakit seorang diri. Tujuh tahun yang telah disia-siakannya selama ini akan dia perbaiki dalam sisa waktu yang dilmilikinya.

Banyak adegan yang mengharukan antara bapak dan anak di serial ini. Dari serial ini, penonton bisa belajar bahwa "menyimak" itu berbeda dari "mendengarkan" dan "memperhatikan" berbeda dengan "melihat". Saya beri 4 bintang dari 5 bintang untuk serial ini.

Satu bintang berkurang karena pendapat subjektif saya sendiri. Sebelum melihat akting Sorimachi Takashi di serial ini, saya melihatnya di "Beach Boys" (1997) dan "Great Teacher Onizuka" (1998). Di dua serial itu, Takashi berperan menjadi orang konyol dan slengehan, tapi sering mengeluarkan kata-kata yang menyentuh. Sedangkan di "Good Life: Arigato, Papa, Sayonara", dia berperan menjadi seorang bapak yang serius dan bahkan tidak tahu bagaimana cara tersenyum. Itu membuat saya merasa awkward melihat aktingnya karena saya telah terbiasa dengan gambaran bahwa Takashi adalah orang konyol.

No comments: