Aug 10, 2012

Suatu Hari Nanti

Dulu aku pernah berharap jika suatu hari nanti kita bertemu, aku akan menamparmu. Meluapkan semua amarah yang ada di hati dan pikiran melalui tangan ini.
Kemudian hari itu datang di mana aku akhirnya bertemu denganmu lagi. Tapi, kau tahu, aku tidak bisa melakukan itu. Amarah itu masih kalah dengan rasa duka yang kau timbulkan. Aku memutuskan untuk lari saja pada saat itu karena melihatmu hanya membuatku sedih.

Waktu berjalan, orang berubah, aku bertambah dewasa. Kini, aku berharap suatu hari nanti saat kita bertemu, aku dapat menyunggingkan senyum selamat datang untukmu. Tanganku terbuka untuk menjabat tanganmu.

NB: Gambar diambil dari sini dan sini.

1 comment:

atmo said...

eaaaa........
hehehe....wah, semoga saja yang disungginggi senyum aku