Jul 4, 2013

Despicable Me 2 (2013)

Film yang saya tunggu-tunggu akhirnya tayang juga! :D
Saya, perempuan berusia 24 tahun, dan menanti Despicable Me 2, menjadikan saya merasa gagal menjadi perempuan dewasa hahahaha...

Despicable Me 2 disutradarai oleh Pierre Coffin dan Chris Renaud ini premiere di Indonesia pada tanggal 3 Juli 2013. Despicable Me 2 yang merupakan keluaran rumah pruduksi Illumination Entertainment dan Universal Pictures ini adalah sekuel kedua dari Despicable Me yang rilis pada tahun 2010 lalu. Film animasi ini bergenre komedi dan cocok untuk tontonan liburan bersama keluarga.
Despicable Me 2 mempunyai awal cerita tentang sebuah laboratorium rahasia yang tiba-tiba lenyap karena 'dihisap' oleh pesawat tidak dikenal. Sementara itu di tempat lain, Gru (Steve Carell), seorang ilmuwan yang mengadopsi 3 anak perempuan, tiba-tiba diculik oleh seorang agen rahasia bernama Lucy Wilde (Kristen Wiig). Lucy dan atasannya, Silas Ramsbottom (Steve Coogan), meminta Gru untuk bergabung menjadi agen rahasia. Silas meminta Lucy dan Gru untuk mencari ramuan rahasia dari laboratorium yang hilang tersebut. Makhluk hidup yang terkontaminasi oleh ramuan itu dapat berubah menjadi monster. Jika ramuan itu jatuh ke tangan yang salah, ramuan itu dapat menjadi senjata pemusnah masal yang membahayakan dunia.

Gru mempunyai asisten laboratorium bernama Dr. Nefario (Russell Brand) yang tiba-tiba memutuskan berhenti bekerja. Dr. Nefario berkata bahwa dia rindu menjadi orang jahat. Asal tahu saja, di awal film Despicable Me, Gru dan Dr. Nefario merupakan ilmuwan jahat. Gru dan Dr. Nefario dibantu oleh para minion di laboratorium mereka. Minion merupakan makhluk kecil berwarna kuning dan berjumlah banyak yang mereka gunakan sebagai pembantu laboratorium, mengurus pekerjaan rumah, dan mengurus ketiga anak adopsi Gru. Tanpa disadari oleh Gru, para minion hilang satu per satu dari rumahnya.
Gru dan Lucy pun melakukan aksi mereka sebagai agen rahasia untuk mencari tahu siapa yang telah mencuri ramuan rahasia tersebut. Gru mengacaukan aksinya ketika dia mengetahui salah satu anaknya, Margo (Miranda Cosgrove), berkencan dengan Antonio (Moises Arias). Antonio merupakan anak dari El Macho (Benjamin Bratt), salah seorang yang dicurigai oleh Gru dan Lucy sebagai pencuri ramuan rahasia. Seperti biasa, jika seorang pria dan perempuan dipasangkan sebagai partner, pastilah terjadi drama romantis. 
Hampir di sepanjang film ini saya dibuat tertawa oleh aksi para minion yang kocak banget! Yang bikin lucu adalah tingkah mereka yang sembrono, polos, jahil, nakal, dan tentu saja suara mereka. Ketika mereka berbicara, susah untuk mengerti percakapan mereka. Tapi, kita dapat mengerti apa yang mereka bicarakan melalui mimik wajah dan gestur tubuh mereka. Mereka selalu saja berdebat tentang segala sesuatu yang akan dikerjakan dan akhirnya telat dalam mengambil aksi. Lucy yang periang dan sering ber-euforia juga menambah kelucuan di film ini. Belum lagi melihat kepolosan Edith (Dana Gaier) dan Agnes (Elsie Fisher) sebagai anak kecil.
Selain komedi dan action (yang cenderung konyol), film ini menawarkan drama romantis dan keluarga. Bagaimana Gru dalam menghadapi rasa sukanya kepada Lucy, cara Gru menjaga Margo yang mulai remaja dan menyukai anak laki-laki, dan cara Gru menjadi ayah yang lembut bagi Agnes.
Gak salah kalau film ini mempunyai rating yang tinggi di IMDB.

2 comments:

aneg anindita said...

menurutku filmnya kurang menarik dibandingkan film pertamanya.... ide film pertamanya itu original banget dan film kedua ini lebih menjual kelucuan minion-minionnya, ceritanya ketebak banget...

kurang lebih hampir sama gagalnya dengan sikuel Cars 2

nule said...

saya nunggu film tinkerbell 5, mudah2an ga gagal jadi perempuan dewasa :p