Dec 13, 2008

The Transporter 3

Sabtu sore baru aja liat thriller film The Transporter 3. Oh, wow! Keren abis! Jason Statham keren! Cakep! Gak ada habisnya! Hehe... Sutradara di film ke-3 ini ternyata berbeda dari dua film sebelumnya. Si tokoh homo di serial Prison Break (klo gak salah namanya T-Bag) ternyata juga ikutan main di film ini. Seperti dua film sebelumnya, film ini masih mengandalkan mobil keluaran Eropa. Di film pertama, pake BMW. Di film kedua dan ketiga, pake Audi. Di film ini, Frank (Jason Statham) masih berperan sebagai pengantar paket. Masih cool, calm, jago bela diri, tangguh, dan cakep (banget!!!). Kali ini dia pake gelang yang terhubung dengan mesin mobilnya. Kalo dia berada terlalu jauh dari mobilnya, dia bakalan meledak. Wow! Semakin menantang!

Kawan, pengen banget nih nonton Transporter 3. Transporter pertama dan kedua memang keren, sudah kubuktikan dengan menontonnya berulang kali. Bagaimana dengan Transporter 3? Sepertinya juga bakalan keren. Aku dan Aneg sudah berencana untuk nonton film ini bareng-bareng. Tak sabar lagi!

Ingat, Kawan, jangan pernah membuka atau menanyakan isi paket yang kau kirim! Ahahahahaha!!!

Kawan, Supernatural ternyata ganti jam tayang! Hari Sabtu jam 22.00 WIB. Asik!!! Sayangku telah kembali!!!
(^^,)\

Dec 9, 2008

Somebody, Please Stop My Nightmares!!!

Pernah gak kalian mimpi buruk terus-menerus selama sebulan? Selama bulan November ini, hampir setiap hari aku mimpi buruk terus. Mimpi tentang makhluk menyeramkan yang sama hampir tiap hari. Bangun di pagi hari dengan keringat bercucuran dan ketakutan kalo mimpi ini bakalan jadi kenyataan. Sialan!!! Aku hampir lupa bagaimana rasanya tidur tanpa mimpi dan bangun dengan perasaan yang tenang, hal yang jarang terjadi lagi kali ini.

Bulan udah berganti Desember kali ini. Dan ternyata aku masih memimpikan makhluk menyeramkan yang sama. Damn!!! Aku mulai lupa bagaimana rasanya mimpi indah dan bangun dengan wajah tersenyum.

Jujur aja, baru kali ini aku mengalami kejadian kayak gini, memimpikan makhluk yang sama hampir tiap hari. Bukan, bukan Lilly, makhluk itu bukan Lilly, seorang anak kecil yang punya ikatan mimpi dengan aku dan Cemuk. Tapi makhluk lain yang jauh lebih menyeramkan..

Is there anybody can stop my nightmares???

Nov 30, 2008

Stuck In My Head

Kalian pernah kan liat film, trus beberapa dialog dari film itu langsung nancep di otak kalian? Mungkin dialog itu nancep di otak kalian karena dialog itu deleeem banget, keren, jarang ada orang yang ngucapin dialog itu, ato malah dialog itu familiar banget di telinga kalian, ato apa lah alesannya ampe bisa nancep di otak kalian.

Ini beberapa daftar dialog yang bisa langsung nancep di otakku:
1. “Aku memang jarang berdoa, tapi aku akan berdoa untukmu.”
Dialog ini diucapin oleh Dean Winchester (Jensen Ackles) di serial Supernatural. Di serial ini, Dean Winchester merupakan seorang atheis. Dia gak percaya Tuhan, otomatis dia gak pernah berdoa. Tapi suatu hari, dia ngucapin kalimat itu ke seorang cewek. Kalimat “aku akan berdoa untukmu” yang keluar dari mulut seorang atheis menurutku itu sangatlah manis.

2. “Same shit different day.”
Kalimat ini berulang kali muncul di film Dreamcatcher. Film yang sangat keren menurutku. “Same shit different day” sering disingkat jadi “S. S. D. D.” di film ini. Kalimat ini mungkin mewakili perasaan hampir semua orang di bumi ini. Kita sering menghadapi, melihat, mendengar, dan merasakan hal-hal yang sama di hari yang berbeda. Rutinitas yang sama setiap hari! Boring, isn’t it?

3. “Di beberapa negara bagian, setiap satu kepakan sayap kupu-kupu dapat menyebabkan badai (Chaos Theory).”
Sebenarnya ini bukan merupakan sebuah dialog, tapi hanya sekedar kalimat pembuka di film Butterfly Effect. Aku gak tau apakah teori ini benar-benar ada ato gak. Aku belum memastikannya. Sangatlah mengerikan kalo teori ini ada dan terbukti, ya kan?

4. “Pernahkah kau menyalahkan dunia, tapi bukan menyalahkan dirimu?”
Kalo gak salah kalimat ini adalah lirik dari film High School Musical 2 yang dinyanyiin Zach Efron. Well, kita sering kan menyalahkan dunia atas kesalahan yang pernah kita lakukan? Kita jarang kan mau mengakui kesalahan kita?

5. “Show me the money!!!”
Tom Cruise sering meneriakkan kalimat ini di film Jerry McGuire. Kalimat yang gak jelas maksud dan tujuannya (menurutku), tapi sering diulang-ulang di film ini, gimana gak nancep di otak?

6. “Kau memandang dirimu melalui cermin, tapi itu bukan pandangan ‘apakah aku masih cantik?’, melainkan pandangan ‘siapa aku ini?’ Lalu kau memandang ke luar jendela, seakan-akan kau memandang dunia ini.”
Kalimat yang meluncur dari mulut Shia LeBauf di film Disturbia. Gak perlu penjelasan panjang lebar, kalimat itu soooooooo deeeeeeeeeeep…..

7. “1, 2, Freddy’s coming for you. 3, 4, you’d better lock the door.”
Aku dan Cemuk merupakan penggemar film horor Amrik, salah satunya adalah kumpulan film Freddy Krueger. Kalimat itu sering dinyanyiin ama anak-anak kecil di film Freddy Krueger. Film ini sempet bikin aku takut untuk tidur. Gimana kalo Freddy Krueger bener-bener ada dan masuk ke dalam mimpiku? Gimana kalo aku gak pernah terbangun dari mimpi burukku? Tiiiidddaaaakkk!!! (Lebay! Udah mulai gak realistis.) Cemuk, apakah Lilly adalah Freddy Krueger versi kita??? Well, aku dan Cemuk pernah bermimpi tentang seorang anak cewek bernama Lilly (yang anjrid dia nyeremin abis di mimpi kita), padahal kita gak pernah kenal dengan orang yang bernama Lilly.

Gimana dengan kalian, Kawan? Dialog apa yang mempunyai arti khusus bagi kalian?

Nov 19, 2008

Akhirnya Supernatural Juga...

Kawan, Supernatural ternyata diulang dari season pertama episode ke-2 (kalo gak salah).

Seharian ini aku gak bisa konsen, jantung berdebar-debar gak karuan, gugup karena menanti Supernatural malam ini. Oke, becanda. Terlalu lebay. Yang jelas aku seneng banget serial Supernatural diputer lagi di tv. Meskipun diulang dari season pertama. Well, peduli amat! Amat aja gak peduli (lho?). Senangnya hatiku, turun panas demamku, tralala, trilili...

\^0^/

Nov 16, 2008

Supernatural Is Back!!!


Aku baru aja liat iklan di tv kalo Supernatural bakalan diputer lagi. Senangnya!!!!!!!!!!!!!!!! Heroes bakalan digantikan oleh Supernatural. Aku gak tau apakah Supernatural bakalan diulang dari season pertama ato dilanjutin season ketiga. Sebenernya aku udah terlanjur beli DVD Supernatural Season 3 (yang anehnya kalo distel di dvd player-ku, teks terjemahannya gak mau muncul. Alhasil aku ngandelin listening bahasa Inggrisku yang kacau abis!), tapi gak papa lah. Sebenernya aku gak terlalu peduli apakah Supernatural bakalan diulang dari season pertama ato gak, yang penting aku bisa liat Dean Winchester beraksi lagi. Hehehehe... Aku suka banget karakter Dean Winchester ini. Meskipun dia merupakan orang yang liar, sembrono, cuek, gila, dan keras kepala, dia masih bisa menjadi kakak yang baik bagi Sam Winchester. Dia gak bakalan ngebiarin Sam ngalamin kejadian yang gak diinginkan. Dia merupakan kakak yang bertanggung jawab. I love him. Seandainya aku punya kakak cowok kayak dia, udah cakep, seru, sayang adik pula!

Well, aku mulai ngerasa kalo rambutku lebih mirip Sam Winchester daripada Oasis.

Sam Wnchester (versi lama, saat poni masih merajalela):


Aku:


Oasis:



Muhahahahaha!!!!!

Nov 10, 2008

Met Ultah Buat MiRIS

Hari ini MiRIS ultah. Genap sudah 4 tahun kita berteman.

Happy birthday, guys! I love you all. Thank's for everything.

^_^

Nov 9, 2008

Hitam dan Putih

Kebosenan nunggu si Cemoet dan Ul-Ul hot spot-an di perpus, aku pun iseng jepret-jepret pake kamera hp Sony Ericsson W810i-ku. Salah satu hasilnya:


Antara hitam dan putih. Dari sudut pandang manakah kalian memandang dunia ini? Dari sudut hitam atau putih?

Nothingtown

Let’s make this complicated, thinking is overrated
We’re busting out of this shitty little town
Green grass and colored lenses, tear down these picket fences
Burn in our beds while the city lies sleeping

Why, oh, why?
Are we starting up and going down?
My, oh, my!
Just the two of us in Nothingtown
Our superhero play, we’ll leave this town today
Hold on tighter with my lighter shining through

These city streets are burning, rose red your wheels are turning
Make me believe someday we could really leave
Blindfold a new direction, stop asking better questions
Don’t figure out that we’re never getting out

Why, oh, why?
Are we starting up and going down?
My, oh, my!
Just the two of us in Nothingtown
Our superhero play, we’ll leave this town today
And I’ll row it if you steer it, I’ll yell until you hear it
Hold on tighter with my lighter shining through

Why, oh, why?
Are we starting up and going down?
My, oh, my!
Just the two of us in Nothingtown
Our superhero play, our dreams get in the way
And I’ll row it if you steer it, I’ll yell until you hear it
Hold on tighter with my lighter shining through

Still stuck in Nothingtown
Still stuck in Nothingtown
Come on, let’s go!!!
(The Offspring – Nothingtown. Dari album: Rise and Fall, Rage and Grace)


Pengen deh rasanya minggat dari kota tempat tinggalku. Hehe… Jujur aja, aku bosen di sini terus. Setelah dengerin lagu ini (akhirnya, aku kembali mendengarkan The Offspring), jadi ngebuat aku berkhayal minggat dari rumah ama seorang pangeran impian (Muhahahaha!!!), tengah malem naik mobil Impala (masih inget serial Supernatural? Impala merupakan jenis mobil milik Dean Winchester di Supernatural) ke kota impianku (sengaja gak aku sebutin di sini). Sepanjang perjalan kita nyalain lagu-lagu rock and roll, bikin keributan di tengah malem, sambil nyanyi-nyanyi liar (ato lebih tepatnya tereak-tereak), bangunin orang-orang yang lagi tidur. Pasti enak tuh, nglakuin perjalanan dini hari pake mobil Impala dengan jendela yang dibiarin terbuka dan kena terpaan angin malem. Tssssaaahhhh…..

Impala:


Pangeran Impian (Maksudku adalah: Dean Winchester. Muhahahaha!!! Ngimpi!!!):

Nov 1, 2008

A Lot Like Me

"How does it feel when you have it all?
How can you live with nothing at all?

Where do you run?
Where do you go?
When the holes in your truth are starting to show

And the rain comes
And the world is on my head
Crave the sun
But I can't get out of bed

How can you take without giving back?
How does it work when it's really cracked?

How does it feel?
(And no wonder, hearts and minds have been won)
How does it feel?
(And I wonder how it's all come undone)

And the rain comes
And the world is on my head
Crave the sun
But I can't get out of bed

Want it, you got it, you're sorry, you bought it, you're sliding
Want it, you got it, you're sorry, you bought it, can't hide it
Tell me who do you see
'Coz you look a lot like me

How can you take without giving back?
Who do you see?
'Coz you look a lot like me..."

(The Offspring - A Lot Like Me, diambil dari album Rise and Fall, Rage and Grace)

Well, Kawan, pernah gak sih kalian berubah jadi seseorang yang kalian benci?

Oct 30, 2008

Tentang Bintang

Bintang kecil di langit yang tinggi
Hanya satu, menghias angkasa
Aku ingin terbang dan menari
Jauh tinggi ke tempat kau berada

Muhahaha!!!

Seenak jidat ngubah lirik lagu Bintang Kecil. Well, aku bukan tipe orang romantis yang bisa bikin puisi bagus. Aku hanyalah seorang idiot yang bisanya cuma ngubah lirik lagu orang dengan seenak udel.

"Di langit yang tinggi" ato "jauh tinggi" mungkin bukan kata yang tepat untuk bintang yang aku maksud. Sebenarnya dia berada tepat di depan mata. Tapi untuk hal yang sulit dijangkau, "jauh tinggi" ato "langit yang tinggi" adalah kata-kata yang tepat untuk mendeskripsikannya bukan?

Mungkin aku terlalu belebihan mendeskripsikannya sebagai bintang. Tapi mo gimana lagi, aku gak bisa menemukan kata-kata yang lebih tepat. Bintang, meskipun kecil, tapi bercahaya, kan? Dan mengharapkan sebuah bintang itu gak segampang mengharapkan sebuah lolipop.

Pernah seorang teman berkata sambil melihat ke langit malam, "Pit, itu ada bintang."
Aku pun mengarahkan pandanganku ke atas sambil tersenyum kecut dan berkata, "Bukan bintang yang aku harapkan."

Mungkin bintangku jatuh terlalu jauh dari jangkauanku...

Oct 29, 2008

Ngesot Di SIEM 2008 Day 2

Lg ngesot di rumput, di Mangkunegaran, liat SIEM 2008 hari kedua. Rame banget! Gak kayak kemaren, mungkin karena kemaren ujan. Dan yang aku liat sejauh ini hanyalah kepala-kepala orang dan punggung-punggung mereka. Ngesot di rumput bareng temen-temen Psikologi UNS 2007. Tapi gak papa. Ada cowok imut di sini. Muhahaha!!! Tapi kayaknya masih berondong, masih SMA gitu.

Aku berniat bikin lomba ngesot sambil makan rumput di sini. Owh, well, mungkin ideku terlalu gila.

Liat SIEM 2008

Tadi malem, aku ama anak-anak Psikologi UNS pada nonton SIEM 2008 di Mangkunegara. Sayang, hujan sempat mengguyur kota. Hohoho... Tapi gak papa, waktu pertunjukkan SIEM dimulai (jadwalnya jam 20.00 WIB, tapi molor ampe jam 21.00 WIB), ujan udah berhenti. Udah ujan, becek, gak ada ojek... Sepatuku jadi kotor (padahal udah kotor dari rumah). Di suruh bokap pake sepatu, sih.

"Pake sepatu aja. Ntar kalo diinjek-injek, kakinya kan gak kotor." Owh, nasehat yang bijak sekali. Kadang-kadang aku heran ama bokap, dia lebih perhatian ama penampilan anak cewek terakhirnya ini. Padahal nyokap santai-santai aja ama penampilanku. Dulu, waktu aku masih sekolah, bokap selalu bilang gini sebelum nganterin aku sekolah, "Udah bawa tisue? Anak cewek tuh harus selalu bawa tisue." Kalo aku jawab "belum", dia bakalan ngambilin tisue dan ngasih tuh tisue ke aku. Aku cuma bengong, takjub. Dan kalo aku pergi naek motor (tentu saja diboncengin) di siang hari, gak pake jaket, bokap bakalan bilang, "Kok gak pake jaket? Ntar item, lho." Well, halo??? Apakah cuma bokapku yang kayak gini ato ini reaksi yang wajar dari seorang ayah? FYI, bokapku itu termasuk orang yang pendiem. Bahkan ama keluarga sendiri, dia tetep pendiem. Tapi sekalinya ngomong, bisa bikin takjub orang.

Kembali ke topik. Acara SIEM 2008 menurutku sih keren juga. Tapi bodohnya aku, aku gak tau dari daerah mana aja tuh kebudayaan yang keseniannya dipertunjukkan. Muhahaha!!!! Beginilah kalo seorang imbisil nonton acara kebudayaan. Hanya bisa cengoh dan ikut-ikut tepuk tangan. Hari pertama SIEM 2008, diisi dengan kebudayaan-kebudayaan dari negeri sendiri, Indonesia. Kalo gak salah sih, pertunjukan pertama itu dari Jawa. Pake kebaya, sih.

Sebelum acara dimulai, kita sempet jalan-jalan bentar liat kebo (ato sapi, yak? Muhahahaha!!! Aku lupa. Idiot sekali).

Ternyata acara udah selesai jam 22.00 WIB, padahal di jadwal ditulis ampe jam 23.00 WIB.

Makasih buat Iksan ama Suryo yang udah mo ikut nganter aku ama Cemoet pulang.

Rencananya hari ini mo nonton SIEM lagi.

Oct 25, 2008

Nonton Pameran T-Shirt Di DKV UNS

Tadi habis nonton pameran t-shirt di DKV UNS, tempat si Cemuk kuliah. Seperti biasa, LT Gang (aku, Cemoet, Ber-Ber, dan Ul-Ul) pergi bareng-bareng, ketambahan Dewi dan Aan. Sebelum ke pameran, LT Gang cari kaos kembaran dulu di PGS. Aku nyuruh Cemuk untuk dateng ke DKV untuk nemenin kita nonton pameran. Takut juga masuk ke lingkungan asing dengan tidak adanya orang yang bisa memandu kita. Hoho... Awalnya Cemuk nolak dateng ke kampusnya sendiri. "Hari Sabtu itu hari untuk tidur seharian. Males, ah," katanya. Tapi mungkin malaikat baik sedang memihaknya, akhirnya dia memutuskan untuk datang dan memandu kita.

Setelah beli kaos, kita pun meluncur ke DKV UNS. Di sana kita liat desain-desain kaos dari berbagai kota. Aku menemukan beberapa desain yang keren-keren abis. Ternyata kaos-kaos itu gak bisa langsung dibeli, harus pesen dulu. Sayangnya, aku lupa jepret-jepret di sana. Gak ada poto, deh. Setelah puas liat-liat kaos, kita pun ke tempat untuk bikin sablon. Di sana nyediain sablon gratis dengan desain yang udah disiapin panitia pameran. LT Gang berniat untuk bikin sablon kembar di kaos-kaos yang dibeli di PGS tadi. Hoho... Tapi kaos baru bisa diambil hari Minggu. Kita putuskan untuk ambilnya hari Senin.

Setelah nyablon kaos dan ngobrol-ngobrol bentar ama Cemuk, kita pun cari makan siang. Dewi dan Aan pulang duluan. Oya, makasih buat Cemuk yang udah mau merelakan waktu tidurnya untuk dateng nemenin kita. Ternyata baik juga dirimu. Hehe...

Saat makan siang, aku menerima pernyataan yang sangat mengejutkan dari tiga orang temenku. Muhahaha!!! Menerima shock therapy di siang bolong. Sudahlah, lupakan. Oya, FYI, kita makan di Tegal Sari, di Es Gempol Pleret ato apalah itu namanya, aku lupa.

Habis makan, kita meluncur ke SGM untuk... Karaokenan!!! Kita mengguncang SGM dengan suara-suara merdu kita. Kita nyanyi Peter Pan (Walau Habis Terang), Chrisye (Kisah Cintaku, ato apalah itu judulnya), Project Pop (Bukan Superstar), Nidji (Kau dan Aku), ama The Changcuters (Hijrah ke London). Aku pengen Oasis, tapi ternyata ditolak mentah-mentah ama tiga orang temenku.

Sekian...

Oct 19, 2008

Stop Crying Your Heart Out

Hold up
Hold on
Don't be scared
You'll never change what's been and gone
May your smile
Shine on
Don't be scared
Your destiny may keep you warm

'Coz all of the stars are fading away
Just try not to worry, you'll see them someday
Take what you need and be on your way
And stop crying your heart out

Get up
Come on
Why're you scared?
You'll never change what's been and gone

'Coz all of the stars are fading away
Just try not to worry, you'll see them someday
Take what you need and be on your way
And stop crying your heart out

We're all of us stars
We're fading away
Just try not to worry, you'll see us someday
Just take what you need
And be your way
And stop crying your heart out

Gak tau kenapa aku suka banget ndengerin lagu Oasis yang judulnya Stop Crying Your Heart Out. Sejak pertama kali aku denger tuh lagu, aku langsung suka. Metal banget, alias mellow total. Menurutku itu lagu paling daleeem dari Oasis. Keren lah pokoknya. Tiap malem aku dengerin tuh lagu untuk nganter tidur. Lagu slow selalu berhasil membuat orang ngantuk.

Lagu ini pernah jadi soundtrack film "Butterfly Effect" yang dibintangi Ashton Kutcher. Aku nonton tuh film juga karena lagu itu. Coba kalo soundtrack-nya bukan itu, gak bakalan aku tonton tuh film. Ternyata filmnya keren juga. Keren banget malah! Ashton yang biasanya jadi tokoh konyol, di film itu dia jadi tokoh yang serius. Dugaanku dia punya gangguan jiwa di film itu. Setelah aku tonton film itu ampe habis, ternyata dia bisa ngelakuin time traveling. Mantap!

Oct 17, 2008

Kau Begitu Dekat

Tadi baru aja aku bikin coklat panas yang dulu pernah dikasih Aneg. Baru sempet bikin hari ini, padahal tuh coklat udah dikasih Aneg jaman dahulu kala. Hehe... Nonton Supernatural sambil minum coklat panas. Nikmat! Mantap!

Seminggu ini aku selalu menjalani hari-hariku dengan ceria dan semangat. Karena apa? Karena di awal dan akhir minggu ini, aku melihat sebuah bintang yang begitu cerah dan benderang. Terima kasih, ya Allah, telah memberikanku kesempatan untuk melihatnya begitu jelas dan dekat. Ternyata efek melihat bintang di awal minggu dapat memberikan efek yang ruaaarrr biaassaaahh untuk menjalani hari demi hari. Ditambah dengan penutup minggu dengan melihat bintang yang sama, sama jelasnya, sama benderangnya, dan sama dekatnya. Sempurna sudah hari-hariku di minggu ini. Hoho...

Terima kasih juga buat temen-temen LT Gang (LT Gang?!?! Muhahaha!!) yang selalu membantu, mendukung, dan menceriakan hari-hariku.

^_^

Kau Begitu Dekat

Tadi baru aja aku bikin coklat panas yang dulu pernah dikasih Aneg. Baru sempet bikin hari ini, padahal tuh coklat udah dikasih Aneg jaman dahulu kala. Hehe... Nonton Supernatural sambil minum coklat panas. Nikmat! Mantap!

Seminggu ini aku selalu menjalani hari-hariku dengan ceria dan semangat. Karena apa? Karena di awal dan akhir minggu ini, aku melihat sebuah bintang yang begitu cerah dan benderang. Terima kasih, ya Allah, telah memberikanku kesempatan untuk melihatnya begitu jelas dan dekat. Ternyata efek melihat bintang di awal minggu dapat memberikan efek yang ruaaarrr biaassaaahh untuk menjalani hari demi hari. Ditambah dengan penutup minggu dengan melihat bintang yang sama, sama jelasnya, sama benderangnya, dan sama dekatnya. Sempurna sudah hari-hariku di minggu ini. Hoho...

Terima kasih juga buat temen-temen LT Gang (LT Gang?!?! Muhahaha!!) yang selalu membantu, mendukung, dan menceriakan hari-hariku.

^_^

Sep 26, 2008

EMKa Ulang Tahun: Perampokan

MiRIS kembali berkumpul bersama. Kali ini acara ulang tahun EMKa. Biasa lah, kalo ada temen kita yg ultah, pasti kita rampok tuh orang. EMKa pun kita suruh bayarin nonton Laskar Pelangi ama makan Bento bajakan.

Laskar Pelangi keren banget! Lucu sekaligus sedih. Tapi aku lebih versi novelnya, sih. Satu hal yg aku suka dari tokoh Ikal di film ini, yaitu matanya! Itu mata paling keren yg pernah aku liat dari seorang anak kecil. Coklat terang. Berkilat-kilat. Keren pokoknya.

Aku gak sabar nunggu Sang Pemimpi dibuat filmnya.

Sehabis nonton Laskar Pelangi, kita pun makan-makan. Kita sebut warung itu dengan "Bento Bajakan". Aku lupa nama asli warung itu. Menunya makanan-makanan Jepang. Aku yg lagi puasa dan gak sempet saur, jelas kelaparan berat. Kita baru makan jam 7 malem. Perut menggila. Air liur tumpah semua. Ternyata porsi makanannya banyak banget. Sisa makananku aku kasih ke Ebik. Heran, perut dia muat banyak banget.

Kita pun pulang dengan perut jemblink, ampe susah jalan. Seperti biasa, aku pergi dan pulang nebeng Aneg.

Buat EMKa, makasih udah mau kita rampok. Met ultah, Kawan! Act like your age (Padahal kata-kata itu lebih pantas buat aku. Hoho...)! Blognya di-up date, dunk!

Seperti Bintang

"Seperti bintang indah matamu, andaikan sinarnya untuk aku"

Sepenggal lagu dari Yovie & Nuno belakangan ini terus berputar di kepalaku (Well, anak punk suka lagu mellow. Haha!! Everybody needs love, guys!). Aku cuma mo bilang, aku akan merindukan orang yang "seperti bintang" untuk beberapa saat ini.

^_^

Met liburan, guys!
\^0^/

Sep 19, 2008

Antara Ya dan Tidak

Blog kali ini tentang curhatan seorang anak manusia (Ya iyalah, mana ada anak anjing bisa curhat?). Kita panggil saja dia... Emmm... Siapa, ya? Aku kehabisan nama samaran. Belakangan ini pikirannya selalu berkecamuk gak jelas. Gelisah melulu. Gak, gak, dia gak boker di celana. Dia sedang berada di antara kata "ya" dan "tidak".

Gimana kalo kita sebut dia dengan Lilly?

Selama kita hidup, kita selalu berada di antara pilihan-pilihan. Ada yang dengan gampangnya memilih sesuatu, tapi ada juga yang sulit.

Lilly sedang berada di posisi yang sulit.

Bila Lilly memilih "ya", dia tau bahwa dia gak boleh memilih "ya". Pilihan itu sangat terlarang buat dia. Bila dia memilih "ya", seseorang bakalan tersakiti. Dia gak mau ngeliat seseorang itu sakit. Dia sayang ama orang itu.

Bila Lilly memilih "tidak", dia sendiri yang bakalan tersakiti. Dia gak bisa berbohong ama perasaannya sendiri.

Apa yang harus dilakukan oleh Lilly, kawan?

Aug 23, 2008

The Offspring!!!

Hari Kamis, 21 Agustus 2008, adalah hari yang panjaaaaaang dan melelahkan juga bagiku. Sebelum aku cerita tentang The Offspring, aku mau cerita tentang hari yang melelahkan ini dulu. Hari itu, aku ada konsultasi KRS dengan Pembimbing Akademik (PA). Sebenernya PA-ku gak memeberikan jam yang jelas untuk jadwal konsultasi. Beliau cuma ngasih pengumuman: ”angkatan 2007 tanggal 21 Agustus 2008 pada jam kerja.” That’s it. Jam kerja itu kira-kira jam 07.00-14.00 WIB. Aku ama temen-temenku dateng ke kampus jam 08.00 WIB karena takut telat. Oke, kita tunggu tuh dosen. Ampe jam 11.00 WIB, belum dateng juga. Jam 12.30 WIB, salah seorang temenku sms beliau. Beliau bales kalo bentar lagi bakalan dateng, beliau lagi ada ujian. Hatiku gembira. Beliau akan segera dateng. Ternyata beliau baru dateng sekitar jam 13.30 ato jam 14.00 WIB gitu, aku lupa. Ini rekor terlama dalam hidupku untuk sekedar menunggu orang. Apakah ini yang dirasakan juga oleh anak-anak kuliahan yang lain?? Apakah dosen selalu punya banyak acara sehingga anak-anak kuliahan seperti aku ini harus menunggu segitu lamanya?? Gak jelas dengan waktu?? Ternyata nunggu orang itu melelahkan juga. Padahal yang aku lakukan hanyalah duduk-duduk saja. Kenapa bisa capek, ya? Sudahlah, yang penting KRS udah diurus. Konsultasi KRS selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Kasihan temen-temenku yang dari pagi belum makan karena takut telat dan gak makan siang karena takut dosen udah nyampe kampus sebelum mereka selesai makan siang.

Tujuan utama hari itu udah selesai. Tinggal tujuan kedua yang belum terlaksana. Apakah itu?? Yap! Beli album The Offspring yang berjudul Americana!! Akhirnya ATM-ku kembali berfungsi dengan baik (ATM-ku sempet keblokir karena aku lupa nomor PIN-ku sendiri!! Lupa ampe tiga kali berturut-turut!! Kebodohan yang hanya terjadi pada diriku sendiri. Mungkin). Aku naek bis untuk pergi ke mall di kota Solo ini. Ini pertama kalinya aku pergi sendirian ke mall itu. Sebenernya aku sempet takut kalo bakalan diculik orang. Tapi siapa sih yang mau nyulik anak kecil ingusan bertampang nerdy, pake post man bag berwarna ijo lumut lecek yang ukurannya lebih gedhe daripada badannya sendiri ini? Aku rasa gak akan ada yang mau. Oke, back to the main topic. Setelah ambil uang di ATM, aku dengan langkah lebar menuju ke lantai 3 mall di mana CD The Offspring terpampang dengan indahnya. Puas dapet CD itu, aku pulang.

Aku akan sedikit me-review beberapa album The Offspring yang aku punya: Americana, Splinter, The Greatest Hits, dan Rise and Fall, Rage and Grace. Tapi aku me-review atas pendapat pribadiku sendiri, sebagai orang awam yang sama sekali gak ngerti soal musik. Aku gak bakalan ngomongin tentang distorsi gitar, ato apalah itu namanya, karena aku gak ngerti tentang yang begituan.

AMERICANA (1998)


It was an amazing album!! Seperti yang kalian tau, ada cerita unik di balik pembelian CD ini. Pertama, ATM sempet keblokir, jadi sempet tertunda untuk beli album ini. Kedua, harus nunggu selama 6 jam biar bisa beli album ini. Sebenernya waktu beli CD ini, ada juga album Ixnay On The Hombre, tapi aku cuma bawa duit yang cukup untuk beli satu CD, dan kuputuskan untuk beli Americana. Di Americana terdapat 13 lagu yang menurutku keren-keren banget. Single andalan The Offspring di album ini adalah ”Pretty Fly (For A White Guy)”. Ini adalah lagu dan video klip pertama yang aku kenal dari The Offspring. Tapi waktu itu aku belum suka ama mereka. Maklumlah, masih SD, masih berupa anak ingusan (ingus bener-bener keluar dari hidung) dan suka banget ngisep jempol. Aku waktu itu cuma suka liat videonya aja. Lucu, sih. Bercerita tentang seorang kulit putih yang berusaha dengan keras (ato gak tau malu) memasuki dunia kulit hitam. Dia pake baju kedodoran, celana yang superduper baggy, plus pake bling-bling. Itulah kenangan pertamaku tentang The Offspring. Tsssaaahh... Sulit untuk memilih lagu mana yang menjadi favorit bagiku di album ini. Tapi ada satu lagu yang menurutku keren banget. Lagu remake. Judulnya ”Feelings.” Tau kan lagu jadul banget jamannya bonyok kita masih muda itu? Aku gak tau siapa nama penyanyi aslinya. Versi aslinya, lagu itu bertempo lambat, dengan suara penyanyinya yang daleeem banget, dan mellooooow banget, ngebikin orang pengen bunuh diri. Hehe... Tapi setelah dibawain The Offspring, lagu ini jadi bertempo cepet, semrawut (tapi tetep keren), gak terkesan mellow kalo didengerin sekilas, dan khas dengan suara Dexter, cempreng dan sember. Track terakhir di album ini menyajikan ”Pretty Fly (For A White Guy)” dalam versi singkat dan dibalut musik khas Amerika Latin ato Meksiko ato Spanyol, aku kurang tau. Ilmu geografi dan musikku cekak banget. Oya, di track 13, The Offspring memainkan intro dengan musik etnik khas India. Secara keseluruhan, album ini menampilkan lagu-lagu bertempo cepet, rock, dan gak ngebosenin. Keren lah pokoknya nih album!! Two thumbs up!!

SPLINTER (2003)


Ada cerita juga di balik pembelian CD ini. Aku sempet pinjem uang temenku sepuluh ribu rupiah, karena uangku kurang. Waktu beli nih CD, aku ditanyain ama mas-mas yang jaga di toko itu, ”Kok baru beli CD ini sekarang? Gak beli yang baru aja?”

”Udah punya yang baru. Ini lagi dalam rangka ngumpulin album-albumnya yang lama,” jawabku.

Masnya tanya lagi, ”Kok baru sekarang ngumpulinnya? Kenapa gak dari dulu?”

Aku jawab, ”Waktu The Offspring pertama kali keluar, aku masih umur lima tahun, Mas. Belum ngerti. Waktu itu aku masih suka ndengerin si Homo, eh si Komo.” Well, lagian waktu Splinter keluar, aku masih SMP, masih suka ndengerin boysband.

Si Mas ngomong lagi, ”Kalo album yang paling keren tuh Americana, Dek.”

Aku tanya, ”Ada di sini?”

Si Mas jawab, ”Gak.”

Aku timpuk pake sepatu. Becanda.

Aku gak terlalu suka ama nih album. Menuruntku kok terkesan membosankan. Monoton. The Offspring masih mengusung lagu-lagu rock easy listening. Meskipun menurutku membosankan, ada beberapa lagu yang menjadi favoritku. “Hit That”, single andalan mereka. Masih sama, nge-rock. “The Worst Hangover” dan “Spare Me The Details” juga jadi favoritku. Kedua lagu itu cukup simple. Kalem. Gak neko-neko. Pake gitar akustik. Aku selalu suka denger lagu yang diiringi gitar akustik. “The Worst Hangover” dibawain mereka dengan balutan musik ska yang asik banget. Masih ada satu lagu lagi yang jadi favoritku, ”When You’re In Prison.” Lagu ini dibawain dengan gaya musik yang old skool bangeeeetz (buset, aku nulis ”banget” pake ”z”, berasa jadi anak gaul), berasa nonton film hitam putih dan lagu ini menjadi soundtrack-nya.

THE GREATEST HITS (2005)

Gak ada cerita spesial di balik pembelian kaset ini. Hehe… Kali ini berwujud kaset, bukan CD. Berkat kemunculan album ini aku mulai suka The Offspring. Dan asal tau aja, ini album pertama dari The Offspring yang aku punya. Layaknya album-album greatest hits lainnya, The Offspring mengusung lagu-lagu lawasnya yang menurut mereka merupakan lagu-lagu terbaik, menurutku juga. Gak ada yang terlalu spesial dengan album ini karena ini merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik mereka dari album Smash (1994) ampe Splinter. Ada satu lagu baru di album ini, judulnya ”Can’t Repeat” yang menurutku hanya sebagai ”penanda” bahwa The Offspring masih bisa nyiptain lagu dan mereka belum ”mati.” Lagu ini masih diusung dengan melodi rock yang easy listening. Aku sebenernya sempet kawatir kalo The Offspring bakalan bubar karena udah ngeluarin greatest hits-nya. Menurutku, album ini hanya sebagai pengisi waktu vakum mereka. Gak lebih dari itu. Ada 15 track di The Greatest Hits ini yang semuanya langsung menjadi favoritku, terutama lagu ”Come Out and Play” dari album Smash. Lagu ini menurutku karya The Offspring yang paling terkesan orisinil dan unik. Musik etnik entah dari daerah mana (oh damn!! Geografiku memang bener-bener payah!!) dipilih sebagai intro lagu ini, tentu saja dikemas dalam balutan musik rock khas The Offspring.

RISE AND FALL, RAGE AND GRACE (2008)

The newest from The Offspring!! Lega juga mengetahui mereka masih eksis. Aku sempet ngira mereka bubar setelah ngeluarin The Greatest Hits. Rise and Fall, Rage and Grace ini juga merupakan another amazing album from them!!!!!!! Sebelumnya aku mo cerita kisah dibalik dalam rangka mendapatkan CD ini. Waktu aku ulang tahun, aku bener-bener pengeeeen bangeeetz (another ”z” again) punya album ini. Aku langsung nodong MiRIS (gang-ku beranggotakan empat orang cewek, tau kan?) untuk ngasih kado CD ini. Waktu hari ulang tahunku tiba, ternyata mereka gak ngado CD ini. Oke, aku berniat beli CD ini pake uangku sendiri. Suatu hari, aku di-sms Ebik. Dia nglarang aku biar gak beli CD ini, tapi gak ngasih alesan yang jelas. Aku sempet kesel juga. Kenapa dia nglarang-nglarang? It’s just a CD!! Dan aku bener-bener pengen untuk memilikinya. Waktu itu aku belum sempet beli nih CD karena di Solo memang belum ada. Waktu MiRIS hang out (muhahaha!!! Hang out?? Gaul amat!) bareng, tiba-tiba Aneg nyerahin CD ini (dengan nota pembayaran masih ada di dalam plastik. Ide yang buruk dalam memberikan kado, hehe...) sambil bilang, ”Nih, kado kedua.” Wew!!! I got it!!! Akhirnya jelas juga kenapa Ebik nglarang aku untuk beli nih CD. Tanpa sadar aku teriak waktu Aneg nyerahin CD ini. Teriak girang. Buru-buru temenku, EMKa, nyuruh aku diem. ”Malu-maluin,” katanya. Thank’s, guys!!! Oke, back to the main topic. Di album ini ada 12 track dengan single andalan “Hammerhead,” masih sama, apalagi kalo bukan rock. Semua lagu di album ini merupakan lagu-lagu favoritku. Sumpah, keren-keren banget!! Meskipun udah tua, keriput, The Offspring masih tetep energik. Lagu-lagunya lebih bervariasi, menurutku. Dari yang mellow-slow ampe yang nge-beat. Mantap!!! Lagu dan ”Fix You” merupakan lagu slow-mellow di album ini. Jujur, aku baru kali ini denger mereka mainin lagu kayak gini. Biasanya mereka membawakan lagu rock, kelam (sedih, tapi masih nge-beat), kadang ska, dan slengehan. Kedua lagu itu mereka bawakan secara sederhana, slow, mellow, kalem, tapi gak kehilangan power. Sekali lagi, mantap!!! Di ”Kristy, Are You Doing Okay?”, mereka pake gitar akustik. Gitar akustik, I love it!

Sebenernya masih ada beberapa album sebelum album Smash. Tapi keneapa album-album itu kurang dikenal ama orang-orang yak? Dan album-album itu juga gak dimasukin ke Greatest Hits mereka. Apakah sebelum album Smash diluncurin, mereka belum masuk mayor label? Apakah karena itu album-album itu ”hilang dalam daftar”? Sebenernya aku dulu sempet punya koleksi mp3 ”the unknown albums” itu. Tapi diilangin adekku, Cemuk.