Aug 28, 2009

Aktor Terbaik

Aku selalu berusaha memainkan peranku dengan baik. Bahkan di depanmu, Aktor Terbaik. Aku selalu mengikuti dan menyesuaikan cerita yang dunia tawarkan padaku. Dan aku berhasil, penonton terpukau. Mereka bertepuk tangan meriah.

Suatu hari, entah kapan, dunia memintamu untuk bermain sebuah peran untukku. Ya, untukku. Menakjubkan bukan? Aku bahkan tak pernah memintamu bermain untukku. Dunia yang memintanya. Dan kau pun memainkannya dengan sangat sempurna. Aku terpukau. Suatu kehormatan yang besar bagiku kau mau melakukannya untukku, wahai Aktor Terbaik.

Kemudian kau memintaku untuk ikut bermain. Semula aku berpikir apakah aku harus bermain untuk diriku sendiri? Tidakkah akan terdengar lucu?

"Tidak," jawabmu. "Kau akan bermain untuk dunia. Ambillah peranmu."

Ya, kau memintaku untuk mengambil sebuah peran dan memainkannya bersamamu. Tunggu dulu. Aku akan bersanding denganmu, Aktor Terbaik? Pantaskah? Mampukah aku? Aku memang pernah memainkan peran ini bersama orang lain. Dan aku berhasil. Tapi denganmu? Entahlah. Kau memang memberiku sebuah peran, tapi kau memberiku naskah kosong. Apa maksudmu?

"Tulislah sendiri naskahmu. Sesuaikan dengan naskahku. Belajarlah menulis dan sekaligus memerankannya untuk dunia kali ini," jawabmu.

Aku pun membaca naskah peranmu. Itu naskah yang sangat sulit untuk aku ikuti sesuai dengan peran yang kau tawarkan. Aku pun hanya menaruh naskah kosongku dan tersenyum padamu.

Kau memainkan peran itu bagus sekali. Dan aku memainkan peranku, tapi bukan peran yang kau minta. Maaf. Beberapa kali kau memintaku memainkan peran itu. Bersamamu, bersanding denganmu. Tapi yang kulakukan hanyalah tersenyum untuk menjawabmu. Aku akan memainkan peranku sendiri untuk dunia di luar keinginanmu. Maaf. Senang berkenalan denganmu, Aktor Terbaik. Aku belajar banyak tentang peran untuk dimainkan di dunia ini darimu.

(NB: Kenapa ya saya sering dapet ide cerita iseng buat di-posting saat saya sedang di toilet? Hehe... Cerita ini terinspirasi setelah saya liat The Corpse Bride. Film yang salah satu pengisi suaranya adalah Johnny Depp, salah seorang yang berada dalam daftar Aktor Terbaik menurut saya)

Aug 22, 2009

The Time Of Your Life

It's something unpredictable
But in the end it's right
I hope you have the time of your life

(Taken from The Time of Your Life by Green Day)

Miiko

Beberapa hari ini entah kenapa saya keinget komik berjudul "Miiko". Komik yang dulu sering saya baca bersama adek saya yang cewek, Mbul. Komik yang sering mengisi hari-hari bersama Mbul di rumahnya. Komik yang bener-bener bisa ngebuat saya ketawa mampus ampe keluar air mata. Lebay mode on. Hihi... Komik favorit saya ama Mbul. Komik yang sangat amat kekanak-kanakan untuk saya.

Kenapa saya ama Mbul suka komik itu? Beberapa alasannya:
1. Tokoh Miiko sangat mirip ama kita berdua. Paling pendek di antara temen-temen yang lain, bodoh, sembrono, pecicilan, dan (kadang) gak tau malu.
2. Suka ama gambar-gambar di komik itu.
3. Konyol mampus.
4. Tokoh yang bernama Tapei, cakep abis. Hehe... Sayangnya, dia masih seorang murid SD. Tapei merupakan tokoh yang sulit ditebak apa maunya, apa yang sedang dipikirkannya, dan paling suka menghina Miiko. Dan udah bisa ditebak, Miiko suka ama Tapei.
5. Nasib Miiko mirip dengan nasib kita berdua. Sering mendapat hinaan dan perlakuan yang semena-mena karena bertubuh bogel.

Udah lama gak baca komik itu lagi. Dan tiba-tiba belakangan hari ini jadi inget komik itu. Akankah membaca komik itu kembali masih membawa tawa seperti dulu? *Mbul, pinjem komiknya dong*

Oya, saya dapet award dari Mbak Fanny ama Mas Mursid. Maap belum bisa pasang awardnya, baru males ke warnet. Makasih banyak buat awardnya.

Oya, tanggal 23 Agustus 2009 itu tepat satu taun saya nge-blog. Happy birthday buat Kepingan Kehidupan. Yeah!

Aug 15, 2009

You're Back

"Tea or coffee?" asked me.
"Mmm... Tea, please," replied you.
"Okay."
So, I made a cup of tea for you.
"Enjoy the tea," I said, then I sat next to you. I looked at you, waited for the smile. There you go, you smiled. I heard your laughter. Yeah, you're back. Glad to see back that night. At least, I didn't see the sad look on your face. I don't want to.

(Bingung mo posting apa. Haha! Hanya sekedar cerita iseng yang pop up di pikiran saya.)

Aug 5, 2009

I'm Waiting

"Hey, do you mind if I ask you to go out tonight with me?" you asked.
"Nope, I don't mind," I replied.
"Okay, I'll pick you up."

So, here we are, sitting under the night sky. Yeah, beautiful. You sat next to me. I could see your face clearly under the moonlight.

"Hey, look at the moon. It's a full moon," you said.
"Yeah. Look at the stars too. Beautiful, huh?" I said. I smiled. I love full moon and starry night, always makes me smile.

Then I looked at you. Wait. There's a sad look on your face. Was it you or someone else sitting next to me here? Wait. It was you. But, the sad look, I never saw it on your face before. Something's bothering you? I got no brave to ask you. Well, you've told me that you got a broken heart. But, come on, it can't be that bad. Well, okay, I got the same thing as you got. I felt it. But, a beautiful night like this is gonna cheer my night up.

So, here I am waiting for you to smile like you used to do. And there's one more thing, I can't wait to hear your laughter.

(Ajib! Kesambet apaan saya ini? Nyahahaha!!! Heran, bisa posting ini pake bahasa bule pula. Haha! Sekedar menyumbangkan cerita yang baru aja 'pop up' di pikiran saya gara-gara gak bisa tidur. Tadi siang udah tidur pules, sih.)

Aug 4, 2009

Award Dari New Soul

Ganti lay out lagi. Banyak yang protes. Hehehe...

Cuma mau posting award dari New Soul yang dulu belum sempet saya ambil.








Makasih Buat awardnya. Yang mau, ambil aja, ya.
Oya, saya udah bikin twitter, bisa di follow.