Sep 14, 2013

Membunuh Malam

Sumber gambar dari sini.
Aku tak tahu harus bagaimana untuk membunuh malam tanpamu. Malam selalu berlangsung sepi dan lama ketika aku tanpamu. Dan aku membenci itu.

Sep 6, 2013

Lupa Lagu

"Aku bela-belain cari lagu 'Little Things', lagu kesukaanmu, secara diam-diam," katamu suatu hari di ruang tamu rumahku.
"Hah? Buat apa? Kamu tiba-tiba suka One Direction? Huhahahahaha!!!" aku tertawa terpingkal-pingkal sebelum mendengar penjelasanmu lebih lanjut. Hal yang lucu memikirkan seorang pria tinggi dan berbadan besar sepertimu menyukai boyband asal Inggris itu.
"Bukan itu!" protesmu.
"Lantas apa?" aku menuntut penjelasan darimu.
"Setiap malam aku dengarkan lagu itu, aku hafalkan liriknya. Tapi aku selalu gagal dalam menghafalkan lagu itu. Aku gagal memberikan kejutan itu saat ulang tahunmu," jelasmu seperti seseorang yang sedang melakukan penebusan dosa. Lalu kau menunjukkan playlist lagu dalam smartphone-mu yang berisi 'Little Things' itu.
Terima kasih untukmu yang telah berusaha memberikan kejutan untukku. :')

Aug 30, 2013

Violet


Aku bisa bertahan ketika orang lain tak melihatku. Tapi aku hancur ketika kau tak melihatku.

Aug 23, 2013

Stars

Gadis itu memandang ke langit malam di teras rumahnya. Sebenarnya dia tidak bermaksud untuk memandang ke arah langit, dia mulai kehilangan kebiasaan itu. Dia hanya bermaksud untuk menyapu pandangannya di sekelilingnya. Matanya terpaku ke arah langit malam. Dia bertemu pandang dengan teman-teman kecilnya. Teman-teman yang sudah lama tak ditemuinya. Kemudian, dia baru menyadari bahwa dia sangat merindukan mereka. Dia tersenyum ke arah mereka. Mereka membalas senyumnya. Ah, ternyata mereka masih menyambutnya dengan hangat meskipun sudah lama sekali dia melupakan mereka.

Sumber gambar dari sini.

"Hei, aku pulang dulu," kata seorang laki-laki di sampingnya. Seketika lamunan gadis itu buyar. Dia mengarahkan pandangannya ke lelaki itu.
"Ah, iya. Hati-hati di jalan," kata gadis itu sambil tersenyum dan melambaikan tangannya ketika lelaki itu pergi dari hadapannya.
Lagi. Dia memandang ke arah langit malam sekali lagi, hanya sebentar. Dia kembali tersenyum ke arah teman-teman kecilnya dan melambaikan tangan, kemudian dia masuk ke dalam rumah dan mengunci pitunya.

Aug 16, 2013

Gila

Sumber gambar dari sini.
Ketika semua raguku dan yakinku bercampur menjadi satu pada dirimu. Membuatku gila.

Jul 20, 2013

Kalah

Sumber gambar dari sini.
Aku ingat sekali ketika kau mengatakan bahwa dia mengingatkanmu pada seseorang yang tidak bisa kau miliki lagi. Aku tahu kau sangat merasa kehilangan dan ingin memiliki seseorang itu lagi. Itu sebabnya aku selalu menangis setiap kau menyebut namanya. Itu sebabnya aku selalu merasa kalah dari dia. Karena dia pernah mengingatkanmu pada seseorang yang sangat kau sayangi tapi tak mungkin kau miliki lagi.
Hanya saja aku tak mempunyai nyali untuk mengatakan alasan mengapa aku selalu merasa kalah. Aku tak akan sanggup mengeluarkan kata-kata yang akan mengalir bersama air mata ini. Aku pun tak suka melihat kesenduan di wajahmu jika kau mengingat seseorang yang tak akan pernah kembali itu.

Jul 12, 2013

Rindu yang Tak Pernah Padam

Kau mengajakku untuk berkenalan dengan seseorang yang ingin sekali kau perkenalkan kepadaku. Ya, aku tahu betapa besar keinginanmu memperkenalkanku padanya.
"Nanti malam akan aku perkenalkan kalian berdua, ya," ajakmu siang itu. "Aku juga sudah lama tidak bertemu dengannya, aku merindukannya."
"Iya, baiklah," jawabku mengerti.

Sumber gambar dari sini.
Malam itu kau membawaku ke tempatnya. Kau tahu aku takut gelap, sehingga kau menggenggam tanganku erat. Meskipun aku tidak bisa melihat wajahmu dengan jelas, aku tahu perubahan yang terjadi pada dirimu. Sendu.
Kau mengajakku duduk di depan nisannya, orang yang ingin sekali kau perkenalkan padaku. Kau dan aku berdoa dengan kusyuk untuknya. Setelah berdoa, percaya atau tidak, aku mencoba untuk mengobrol kepadanya. Berbicara tanpa suara. Dan tanpa suara pun kau menangis. Aku tahu kau sangat merindukannya. Aku tahu kau sangat ingin memilikinya kembali. Aku hanya mampu membelai rambutmu. Kata-kata pun tak akan bisa menghiburmu. Semua yang telah diambil-Nya memang tidak bisa kita minta untuk kembali. Kita semua tahu itu.
Untuk pertama kalinya aku melihatmu menangis. Kau selalu terlihat kuat di depanku. And my heart was breaking when I saw you cried.
Setelah kau memperkenalkanku padanya, tiba-tiba saja ada kembang api menghiasi langit malam itu. Ternyata orang-orang di sekitar pemukiman yang menyalakannya untuk menyambut bulan baru ini. Kau, aku, dia, dan orang tuamu menyaksikan kembang api malam itu dalam diam. Indah. Tapi diselimuti perasaan rindu yang tak akan hilang.

Jul 5, 2013

Memetik Apel

Sumber gambar dari sini.
"Hei! Apa yang sedang kau lakukan?" tanya pemuda itu. Dia heran melihat perempuan itu memetik apel di kebunnya.
"Kau bisa melihat sendiri. Memetik apel. Kau mau?" jawab perempuan itu dengan ringan dan senyum yang hangat.
"Tidak, terima kasih. Tapi, ini malam hari. Kau tidak bisa menunggu pagi datang?" pemuda itu masih heran.
"Aku memetik apel di malam hari supaya bisa melihat bintang-bintang di sana," jawab perempuan itu dengan ringan dan menunjuk ke arah langit malam. Lalu dia melanjutkan perkataannya lagi, "Kau tahu, aku sebenarnya ingin memetik bintang. Tapi, tanganku hanya bisa menggapai apel-apel di sini. Jadi, aku akan memetik apel dan memakannya sambil melihat bintang-bintang."
Perempuan itu tampak melanjutkan memilih-milih apelnya. Tak lama kemudian, dia berhenti, dan memutuskan untuk memetik sebuah apel. Dia menggigitnya dan menatap ke arah pemuda itu, kemudian berkata, "Hei, apel ini manis!"

Jul 4, 2013

Despicable Me 2 (2013)

Film yang saya tunggu-tunggu akhirnya tayang juga! :D
Saya, perempuan berusia 24 tahun, dan menanti Despicable Me 2, menjadikan saya merasa gagal menjadi perempuan dewasa hahahaha...

Despicable Me 2 disutradarai oleh Pierre Coffin dan Chris Renaud ini premiere di Indonesia pada tanggal 3 Juli 2013. Despicable Me 2 yang merupakan keluaran rumah pruduksi Illumination Entertainment dan Universal Pictures ini adalah sekuel kedua dari Despicable Me yang rilis pada tahun 2010 lalu. Film animasi ini bergenre komedi dan cocok untuk tontonan liburan bersama keluarga.
Despicable Me 2 mempunyai awal cerita tentang sebuah laboratorium rahasia yang tiba-tiba lenyap karena 'dihisap' oleh pesawat tidak dikenal. Sementara itu di tempat lain, Gru (Steve Carell), seorang ilmuwan yang mengadopsi 3 anak perempuan, tiba-tiba diculik oleh seorang agen rahasia bernama Lucy Wilde (Kristen Wiig). Lucy dan atasannya, Silas Ramsbottom (Steve Coogan), meminta Gru untuk bergabung menjadi agen rahasia. Silas meminta Lucy dan Gru untuk mencari ramuan rahasia dari laboratorium yang hilang tersebut. Makhluk hidup yang terkontaminasi oleh ramuan itu dapat berubah menjadi monster. Jika ramuan itu jatuh ke tangan yang salah, ramuan itu dapat menjadi senjata pemusnah masal yang membahayakan dunia.

Gru mempunyai asisten laboratorium bernama Dr. Nefario (Russell Brand) yang tiba-tiba memutuskan berhenti bekerja. Dr. Nefario berkata bahwa dia rindu menjadi orang jahat. Asal tahu saja, di awal film Despicable Me, Gru dan Dr. Nefario merupakan ilmuwan jahat. Gru dan Dr. Nefario dibantu oleh para minion di laboratorium mereka. Minion merupakan makhluk kecil berwarna kuning dan berjumlah banyak yang mereka gunakan sebagai pembantu laboratorium, mengurus pekerjaan rumah, dan mengurus ketiga anak adopsi Gru. Tanpa disadari oleh Gru, para minion hilang satu per satu dari rumahnya.
Gru dan Lucy pun melakukan aksi mereka sebagai agen rahasia untuk mencari tahu siapa yang telah mencuri ramuan rahasia tersebut. Gru mengacaukan aksinya ketika dia mengetahui salah satu anaknya, Margo (Miranda Cosgrove), berkencan dengan Antonio (Moises Arias). Antonio merupakan anak dari El Macho (Benjamin Bratt), salah seorang yang dicurigai oleh Gru dan Lucy sebagai pencuri ramuan rahasia. Seperti biasa, jika seorang pria dan perempuan dipasangkan sebagai partner, pastilah terjadi drama romantis. 
Hampir di sepanjang film ini saya dibuat tertawa oleh aksi para minion yang kocak banget! Yang bikin lucu adalah tingkah mereka yang sembrono, polos, jahil, nakal, dan tentu saja suara mereka. Ketika mereka berbicara, susah untuk mengerti percakapan mereka. Tapi, kita dapat mengerti apa yang mereka bicarakan melalui mimik wajah dan gestur tubuh mereka. Mereka selalu saja berdebat tentang segala sesuatu yang akan dikerjakan dan akhirnya telat dalam mengambil aksi. Lucy yang periang dan sering ber-euforia juga menambah kelucuan di film ini. Belum lagi melihat kepolosan Edith (Dana Gaier) dan Agnes (Elsie Fisher) sebagai anak kecil.
Selain komedi dan action (yang cenderung konyol), film ini menawarkan drama romantis dan keluarga. Bagaimana Gru dalam menghadapi rasa sukanya kepada Lucy, cara Gru menjaga Margo yang mulai remaja dan menyukai anak laki-laki, dan cara Gru menjadi ayah yang lembut bagi Agnes.
Gak salah kalau film ini mempunyai rating yang tinggi di IMDB.

Jun 28, 2013

Mimpi Rindu

Sumber gabar dari sini.
"Kenapa kau memimpikan aku terus?"
"Entahlah. Rindu mungkin."
"Baiklah, tunggu aku, aku akan segera menemuimu."

Jun 21, 2013

Nowhere Boy (2009)

Beberapa waktu yang lalu, saya baca-baca majalah film (saya lupa namanya) dan nemu referensi tentang film yang berjudul Nowhere Boy. Awalnya saya tertarik dengan judulnya yang saya artikan sebagai "Anak Antah Berantah." Setelah saya baca, ternyata film itu merupakan film tentang masa muda John Lennon. Saya yang merupakan penggemar lagu-lagu The Beatles tertarik untuk mencari film itu.

Dan akhirnya saya mendapatkan film Nowhere Boy yang rilis di tahun 2009 ini. Film yang disutradarai oleh Sam Taylor-Wood ini berseting di Inggris pada tahun 1955-1960. Film ini ditulis oleh saudara tiri John Lennon, Julia Baird. Aaron Johnson dipercayai untuk memerankan peran utama di film ini, yaitu sebagai John Lennon muda.
Berawal dari pemakaman Paman Goerge (David Threlfall), John bertemu dengan ibu kandungnya yang telah lama terpisah yang bernama Julia (Anne-Marie Duff). John pun diam-diam mengunjungi rumah ibu kandungnya agar tidak ketahuan oleh bibinya, Mimi (Kristin Scott Thomas). Dalam kunjungan itu, John belajar banyak tentang musik bersama ibunya. Ibunya suka sekali bermain musik dan menyanyi. Darah musik pada diri John memang berasal dari Julia. Suatu hari, John dan Julia menonton pertujukan Elvis Presley. Sejak itulah John mulai tergila-gila dengan musik rock 'n roll. Kemudian dia  membentuk band rock 'n roll bersama teman-teman sekolahnya. Band pertama John mempunyai nama The Quarrymen. Pertunjukan pertama The Quarrymen disaksikan oleh Paul McCartney muda (Thomas Brodie-Sangster). Paul berniat untuk bergabung dengan The Quarrymen dengan menujukkan kepiawaiannya dalam bermain gitar kepada anggota band. John menerimanya dan menjadikannya sebagai guru menggitarnya. Dalam film ini, Paul menunjukkan pada John bahwa untuk menjadi bintang rock 'n roll itu tidak perlu bertingkah seperti berandalan karena rock 'n roll itu adalah musik, sesederhana itu. The Quarrymen menjadi semakin terkenal dan melakukan beberapa pertunjukan. Bertemulah John dengan Goerge Harrison (Sam Bell) dan mengajaknya bergabung dengan band. Film ini bisa dikatakan sebagai sejarah awal terbentuknya The Beatles.
Nowhere Boy tidak hanya bercerita tentang musik, tapi juga berbagai permasalahan pribadi yang dihadapi John Lennon muda. Sejak kecil, dia tidak diasuh oleh orang tua kandungnya, tetapi oleh paman dan bibinya. Ketika ketahuan bahwa dia telah bertemu dengan ibunya, John dimarahi oleh Mimi. John juga tidak mengetahui di mana keberadaan ayah kandungnya. Tidak ada yang mengatakan mengapa sedari kecil dia tidak diasuh oleh orang tua kandungnya atau di mana ayahnya. Mimi juga tidak terlalu suka dengan jiwa bermusik John karena itu mengganggu prestasi akademik di sekolahnya. John juga harus terpaksa pergi meninggalkan rumah Julia karena ayah tirinya tidak mengijinkannya tinggal di situ. Di rumah Mimi pun terlalu banyak peraturan yang mengekangnya.
Meskipun banyak masalah keluarga yang diungkap dalam film ini, Nowhere Boy termasuk film ringan yang cocok untuk ditonton di waktu senggang. Dari film ini, kita mengetahui bagaimana seorang remaja bernama John Lennon melalui hidupnya. Keluarga, pertemanan, dan musik adalah inti dari film ini. Menurut saya, drama dalam film ini lebih mengena daripada musiknya. Tidak terlalu 'musik' untuk ukuran film yang bercerita tentang John Lennon, tapi tetap mempunyai cerita drama yang bagus. Hmmm... Kasih berapa bintang ya enaknya??? Hehehe... Saya kasih 4 bintang dari 5 bintang untuk film ini. ;)

Jun 7, 2013

Sang Penjudi

Sore ini, aku dan kau sedang bermalas-malasan di teras rumah. Kita bercerita banyak tentang masa lalu, mulai dari waktu kita berpacaran, menikah, hingga membicarakan dua buah hati kita. Mereka berdua adalah hadiah paling indah di kehidupan kita. Kini, mereka telah dewasa dan kita pun menua. Meskipun rambutmu telah berubah warna menjadi keperakan, aku masih melihat cahaya di matamu yang tak pernah redup. Itulah yang membuatku ingin menemanimu sampai ajal menjemput kita.
Musim dingin adalah saat kita bertemu pertama kali. Usia kita hampir delapan belas tahun saat itu. Aku lebih tua beberapa bulan darimu. Sekolah kita memang sedikit gila, mengadakan pesta dansa ketika musim dingin. Aku merasakan dinginnya sampai ke tulang-tulangku. Tapi, ketika aku melihatmu, memakai gaun biru laut, seketika itu kehangatan menghampiriku. Kata orang, jika kita memandangi seseorang diam-diam, maka orang itu akan menatap kita kembali. Aku percaya itu mitos. Tapi, ternyata kau menengok ke arahku, menatapku, dan berjalan menuju ke arahku. Kemudian, kau menggenggam tanganku, menaruh tanganku yang satu di pinggulmu dan yang satu di bahumu, mengajakku berdansa. Aku bukan termasuk orang yang romantis, aku tak tahu bagaimana caranya berdansa. Beberapa kali aku menginjak kakimu dan kau hanya tertawa kecil memaklumi. Aku tak tahu apa itu cinta. Tapi, saat itu aku yakin aku mulai menyukaimu.

Sumber gambar dari sini.
Tak lama setelah itu, kita berpacaran. Banyak orang bilang bahwa kita terlalu muda untuk tahu apa itu cinta abadi. Tapi, aku berani berjanji untuk tidak akan meninggalkanmu sekali pun matahari berhenti bersinar. Orang tuamu bilang aku masih terlalu muda untuk berjanji seperti itu. Kemudian, dengan konyolnya aku berkata seperti ini ke ayahmu, "Baiklah, akan aku ubah janjiku. Aku tahu putrimu menyukai mawar. Maka, ketika aku dewasa nanti, ketika aku sudah bisa mencari nafkah, akan kubelikan putrimu toko bunga yang penuh mawar agar dia tidak akan pernah merasa kesepian." Perkataanku memang konyol, tapi itu berhasil mencairkan ketegangan di antara aku dan ayahmu karena aku berhasil membuat ayahmu tertawa. Sejak saat itu ayahmu menjadi melunak terhadapku.
Masih ingatkah kau pada musim dingin tahun 1986? Musim dingin terburuk sepanjang sejarah hidup kita. Semua petani mengalami gagal panen. Banyak hewan ternak yang terserang penyakit dan akhirnya mati. Sehingga, membuat kita harus pindah ke Arizona yang lebih bersahabat. Kepindahan kita bukan hanya untuk kita berdua saja, tapi juga untuk bayi kecil kita. Anak pertama kita, seorang laki-laki, jagoan kecil kita. Kau lihat sekarang, dia telah tumbuh menjadi pria dewasa yang tegap dan berani. Meskipun begitu, dia mewarisi cara berpikirmu. Dia selalu melihat hal-hal positif dari setiap hal. Tidak pernah berkata sesuatu yang buruk kepada semua orang yang ditemuinya.
Tak lama setelah anak pertama kita lahir, anak kedua kita menyusul untuk menyambut dunia. Tuhan mendengarkan doa kita, lengkap sudah keluarga kita dengan kehadiran si putri mungil. Putri kita mewarisi mataku. Katamu, dia mempunyai mata biru seperti mataku, mata yang selalu bersinar cerah bahkan di saat langit mendung. Aku tahu kau sulit melepaskannya saat dia harus pindah keluar kota untuk bekerja. Untung saja dia tahu kegelisahan ibunya dan meneleponmu setiap hari, menceritakan banyak hal yang dia temukan di kota barunya. Dia begitu mencintai pekerjaannya dan mengerjakan setiap hal yang diserahkan kepadanya tanpa sekali pun mengeluh. Meskipun kau masih menganggapnya putri kecil kita, tapi dia berhasil menunjukkan bahwa dia sekarang adalah seorang wanita tangguh yang tak mudah menyerah pada keadaan.
Manusia akan menua, lemah, dan kemudian mati. Beberapa waktu yang lalu, dokter baru saja memvonismu sakit parah. Bukan aku yang menguatkanmu, tapi malah kau yang menguatkanku. Kau menggenggam tanganku, rasanya masih sama seperti kau menggenggam tanganku pertama kali dulu, dan berkata bahwa kau baik-baik saja selama aku masih ada di sampingmu. Tentu saja aku tidak akan meninggalkanmu sendirian. Kau tak pernah menyerah melawan penyakitmu dan hingga kini kau masih ada di sampingku, tersenyum bersamaku. Genggamlah tanganku sekali lagi, seperti dulu, maka kau akan tahu bahwa aku akan selalu menemanimu.
Aku berhasil menepati janjiku kepada ayahmu bahwa aku akan membelikanmu sebuah toko bunga. Sekarang kau pemiliknya dan pengelolanya. Setiap sore kau pulang dari toko bunga, kau selalu memberikan kecupan manis untukku. Kemudian, kau marah-marah kepada anjing pejantan kita yang selalu saja merusak halaman rumah. Kau menyalahkanku karena memeliharanya. Aku tahu kau tidak bersungguh-sungguh marah, tapi aku selalu menikmati momen ketika kau mengomel. Sekarang hanya tinggal kita berdua dan anjing nakal kita yang menghuni rumah ini. Tapi, setiap liburan panjang, putra dan putri kita selalu pulang ke sini dan membawa serta cucu-cucu kita. Rumah mungil ini tiba-tiba saja menjadi sesak dengan kehadiran mereka. Lihat, sekarang mereka sudah datang, menyapa kita yang sedang bersantai di teras. Seperti biasa, aku akan membantumu menyiapkan makanan dan menyalakan perapian untuk makan malam.

NB: Cerita ini merupakan saduran karya saya dari lagu Fun. yang berjudul The Gambler.

May 31, 2013

Banjir Rindu

Sumber gambar dari sini.
Akan kukumpulkan semua rasa ini hingga hatiku sesak dan nafasku sesak. Biar saja, semua ini juga karenamu. Biar saja, biar kubalas semua ini kepadamu saat kita bertemu nanti. Biar saja, akan kubanjiri kau dengan semua rasa rindu ini hingga kau sesak nafas. Toh aku tahu kau juga akan membanjiriku dengan rasa yang sama. Aku tahu kau juga memendam rasa rindu yang sama hingga nafasmu sesak.
Kau tahu, kelak kita akan bertemu kembali. Kau akan memerlukan tempat yang sangat luas untuk menyimpan semua rasa itu. Aku akan jatuh dalam pelukmu saat kita bertemu kembali, aku janji. Semua rasa rindu akan tumpah, rasa rindu dariku dan darimu menjadi satu, membanjiri kita berdua. Kita berdua akan berbaring dalam lautan rindu ini hingga terlelap.

May 24, 2013

Rindu Mata Itu

Sumber gambar dari sini.
Aku merindukan sepasang mata itu. Mata hitam yang selalu jenaka dan penuh lelucon kehidupan. Mata yang selalu berkata, "Kenapa harus selalu menjadi serius? Hidup akan lebih mudah ketika kau tertawa." Mata yang selalu tertawa, lepas, dan bebas. Mata yang selalu menari riang ketika bercerita. Mata yang selalu penuh dengan cerita baru setiap harinya. Mata yang selalu bersemangat seakan-akan terdapat api abadi di dalamnya.
Aku ingin melihat sepasang mata hitam itu lagi. Kini yang aku lihat hanyalah kabut yang menutupinya. Aku tak tahu apa arti kabut itu. Apakah itu adalah gumpalan air mata yang tertahan di dalamnya? Apakah kabut itu menutupi sesuatu yang ada di dalamnya? Sesuatu yang tidak ingin kau bagi dengan dunia?
Aku rindu ketika kita saling menatap satu sama lain dengan mata telanjang. Jujur. Tanpa ada kacamata, tanpa ada kabut. Bolehkah aku sekarang mengatakan bahwa aku merindukanmu?

May 17, 2013

Rumah Tenda

Di suatu desa yang damai, terdapatlah seorang gadis kecil yang tinggal bahagia dengan keluarganya. Dia gemar mengamati apa saja yang terjadi di desanya itu. Tak jauh dari rumahnya, tinggallah sebuah keluarga yang menurut pandangannya bahagia. Dia paling suka mengamati aktivitas salah seorang pria dari anggota keluarga itu.
Suatu hari, gadis kecil itu melihat pria itu pergi ke hutan dengan membawa banyak peralatan pada sore hari. Gadis kecil itu penasaran dan mengikutinya dari belakang.
"Hei, Tuan! Anda mau ke mana?"
"Eh? Kau mengikutiku?"
"Iya, aku penasaran dengan apa yang akan Anda lakukan."
Pria itu berhenti sebentar agar si gadis kecil itu bisa menyamakan langkahnya. Ketika gadis itu telah melangkah sejajar dengannya, dia melangkah pelan-pelan mengikuti irama si gadis kecil.
"Aku ingin membuat tenda di hutan ini. Kau mau menemaniku sampai sebelum gelap? Aku antar kau pulang nanti."
"Baiklah. Kenapa Anda membuat tenda di sini? Anda punya rumah, kan?"
"Emmm... Ya, aku punya rumah, aku tinggal di sana, aku makan di sana, dan aku tidur di sana." Ada nada ragu dan mengambang dalam kalimat yang diucapkannya.
"Lalu kenapa Anda membuat tenda di hutan?"
"Rumah adalah di mana hatimu berada, begitulah kata orang-orang, bukan?"
"Iya," jawab si gadis kecil mantap.
Mereka telah sampai di tempat yang dituju oleh si pria itu. Pria itu mulai membongkar barang-barangnya. Sambil membuat tenda, pria itu meneruskan obrolannya. Si gadis kecil itu duduk di dekatnya, memperhatikan pria itu bekerja dan mendengarkan apa yang diucapkan si pria.
"Aku tidak merasakan hatiku di sana. Aku tidak merasakan hatiku berada di rumah itu," lanjut pria itu.
"Tapi, aku lihat Anda baik-baik saja. Maksudku, Anda mempunyai keluarga yang menyenangkan, kalian rukun, tidak terdengar teriakan pertengkaran. Setidaknya itu yang aku lihat dan aku dengar."
"Entahlah. Ada sesuatu, perasaan, yang tidak dapat kujelaskan. Aku merasa tidak berada di sana."
Ya, gadis itu juga merasakan kekosongan dalam suara pria itu.
"Jadi, untuk itu Anda membuat tenda di sini? Untuk mencari 'rumah'?"
"Ya," jawab pria itu sambil menyeka keringat dan tersenyum.
"Keluarga Anda ada yang tahu? Anda akan seterusnya tinggal di sini?"
"Hahaha... Kau ini cerewet sekali, ya," pria itu tertawa ramah dan tidak merasa terganggu sama sekali dengan pertanyaan-pertanyaan itu. "Tak apa, aku senang mendapatkan teman mengobrol sepertimu, gadis kecil. Keluargaku tidak tahu tentang ini. Aku pergi diam-diam ke sini. Mungkin aku akan ke sini pada malam hari, ketika semua terlelap, atau ketika aku ingin keluar dari sana. Atau ketika aku merasa sepi. Entahlah."
"Boleh aku menemanimu, Tuan? Well, jika Anda menginginkannya."
"Hahaha... Tentu saja boleh, aku akan menemuimu ketika aku butuh teman mengobrol di sini. Tapi, tidak untuk malam hari. Hutan terlalu berbahaya untukmu di malam hari."

Sumber gambar dari sini.
Gadis kecil itu sangat ingin membuat si pria itu merasa berada di 'rumah' saat bersamanya. Si gadis kecil tidak pernah tahu apakah dia berhasil membuatnya nyaman atau tidak. Tapi, selama si gadis itu menemaninya di hutan, pria itu selalu banyak bercerita, tertawa, tersenyum, bahkan bernyanyi dengan ceria. Entah itu karena memang watak si pria yang ramah atau memang si pria itu nyaman ketika bersamanya.

May 3, 2013

Berdiam Diri

Sumber gambar dari sini.
"Aku perhatikan kau beberapa lama ini. Kenapa kau hanya berdiam diri saja? Tak sedikit pun suara yang kau keluarkan."
"Aku pernah berbisik, berbicara, bahkan berteriak. Tapi dunia tak mau mendengarku. Biarlah aku berdiam diri dan aku yang mendengarkan dunia saja."

Apr 26, 2013

Bersarang

Sumber gambar dari sini.
Pada akhirnya pun kau tinggal di dalam diri orang lain. Ataukah orang lain yang tinggal di dalam dirimu? Entahlah. "Live your own live", well, can you?

Apr 5, 2013

Hai, Miiko!

Sumber gambar dari sini.
Beberapa hari yang lalu saya pinjem komik dari adek saya. Hahaha dasar emang saya enggak pernah modal buat beli komik. Komik ini memang favorit saya sama dia, judulnya Hai, Miiko! Baru saja terbit seri terbarunya, nomor 25. Kita berdua suka komik ini karena ceritanya ringan dan lucu. Enggak ribet seperti komik-komik Jepang yang lain. Dan komik ini pun bersuasana anak-anak banget. Hehe...
Komik ini merupakan karya dari Ono Eriko, komikus asal Jepang. Komik ini bercerita tentang kehidupan seorang gadis cilik bernama Miiko bersama keluarga dan teman-temannya. Komik nomor 1-4 berjudul Namaku Miiko! Setelah itu berganti judul menjadi Hai, Miiko!

Yang saya suka dari Hai, Miiko! adalah komik ini bercerita mengenai kehidupan anak-anak yang simpel, apa adanya, dan ceria. Mulai dari kehidupan keluarga, sekolah, dan pertemanan. Mulai dari bermain, belajar,  bertengkar, dan berteman. Bagaimana pentingnya menghargai teman, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, mengucapkan terima kasih ketika diberi seuatu atau dibantu oleh seseorang, menghargai anggota keluarga (ayah, ibu, adik, kakak, bahkan dengan nenek juga), pentingnya belajar bagi anak-anak, pentingnya cita-cita dan mimpi bagi anak-anak, kejujuran, bahkan pendidikan seks dini pun ada di komik ini. Pendidikan seks dini di komik ini lebih ditujukan kepada anak perempuan, seperti apa itu menstruasi. Sering anak-anak perempuan cemas dengan menstruasi pertamanya dan malu untuk mendapatkan informasi (bahkan malu bertanya kepada ibu). Di komik ini, hal itu dijelaskan dengan cara yang mudah dimengerti anak dan menyenangkan.
Ono Eriko
(yang di meja,
sedang memegang pulpen)
Ono Eriko pun mengadakan interaksi secara tidak langsung dengan pembacanya di komik ini. Dia sering mempublikasikan isi surat-surat pembaca dan balasannya di komik ini dilengkapi dengan ilustrasi-ilustrasi lucu. Dia juga sering meyelipkan "bonus komik" mengenai kehidupan pribadinya (lebih sering mengenai pekerjaan dan anak-anaknya) agar pembaca merasa lebih dekat dengannya.

Sumber dari sini.
Di komik nomor 25 yang baru saja saya baca ini, ada satu cerita favorit saya. Miiko dan teman-temannya menerima kehadiran murid baru dari Fukushima bernama Haruna. Haruna mengungsi dari Fukushima karena bencana alam yang menyebabkan kebocoran reaktor nuklir di sana. Radiasi nuklir yang bocor sangat berbahaya bagi manusia. Di episode ini diceritakan bagaimana Miiko dan teman-temannya membuat Haruna merasa senang di sekolah barunya. Mereka juga menghiburnya ketika dia sedih memikirkan kondisi Fukushima dan merindukan teman-temannya. Sederhana sekali ceritanya, tapi membawa pesan besar bagi pembacanya untuk menolong dan menghibur seseorang yang telah terimpa musibah, serta mengajarkan tenggang rasa.
Meskipun banyak adegan pertengkaran antara Miiko dan teman-temannya, maupun dengan Mamoru, komik ini selalu mengajarkan pentingnya minta maaf. Di beberapa bagian, Ono Eriko juga menuliskan kalimat seperti "adik-adik, jangan ditiru, ya!"

Karakter-karakter dalam komik ini adalah antara lain:
Sumber gambar dari sini.
  1. Yamada Miiko. Miiko adalah murid kelas 5 SD yang selalu ceria, mudah bergaul dengan siapa pun, baik, suka makan, cerewet, sangat ceroboh, dan berantakan. Dia paling pendek dan chubby daripada teman-temannya yang lain. Dia mudah terpengaruh oleh orang lain. Ketika teman-temannya melakukan sesuatu yang dia anggap keren, dian akan melakukan itu juga. Haha... Khas anak kecil pokoknya. Meskipun dia ceroboh dan berantakan, dia benar-benar berusaha menjadi kakak yang baik bagi kedua adiknya. Dia adalah karakter utama di serial komik ini.
  2. Shimura Mari. Sering dipanggil Mari-chan. Mari-chan adalah sahabat dan teman satu kelas Miiko, hobi menggambar dan membuat komik, bercita-cita menjadi komikus hebat. Dia sering dibantu Miiko dalam membuat komik. Sama seperti Miiko, dia pendek dan chubby. Dia juga ceroboh dan berantakan. Meskipun sering bertengkar dengan Miiko, dia sebenarnya adalah seorang sahabat yang setia.
  3. Ogawa Yukko. Yukko juga merupakan sahabat dan teman satu kelas Miiko. Yukko mempunyai sifat yang lembut. Selalu berbicara dengan bahasa yang sopan. Dia bersikap lebih dewasa daripada teman-temannya yang lain. Dia selalu menjadi penengah jika Miiko dan Mari-chan bertengkar.
  4. Eguchi Tappei. Tappei merupakan teman satu kelas Miiko. Dia selalu membuat masalah dengan Miiko dan suka bertengkar dengan Miiko. Banyak yang bilang dia ini tipe cowok cool ala komik Jepang. Meskipun dia suka bertengkar dengan Miiko, dia sebenarnya sangat perhatian dengan Miiko. Sebenarnya dua tokoh ini saling suka, tapi belum mengakui saja. Haha...
  5. Satou Kenta. Kenta adalah sahabat dari Tappei sekaligus teman satu kelas Miiko. Kenta sedikit lebih dewasa daripada Tappei (menurut saya) dan orangnya lucu. Kenta ini pacaran dengan Yukko. Di waktu luangnya, dia mempunyai tugas untuk menjaga toko roti milik ayahnya.
  6. Yoshida Ikuya. Yoshida adalah teman satu kelas Miiko. Yoshida anak yang pintar, sopan, tenang, dan dewasa. Dia suka dengan Miiko.
  7. Yamada Rie. Rie adalah ibu dari Miiko, mempunyai pekerjaan sebagai editor komik. Meskipun sangat sibuk, dia selalu meluangkan waktu di malam harinya untuk keluarga. Suka uring-uringan dengan Miiko karena kecerobohan Miiko.
  8. Yamada Kosuke. Kosuke adalah ayah Miiko, bekerja sebagai wartawan. Sama halnya dengn Rie, sesibuk-sibuknya Kosuke, dia selalu meluangkan waktu di malam hari untuk keluarganya. Dia suka membantu Miiko dalam mengerjakan PR.
  9. Yamada Mamoru. Mamoru adalah adik Miiko, duduk di kelas 4 SD. Dia jauh lebih dewasa daripada Miiko. Dia pandai memasak. Sering kali dia berperan menjadi "kakak Miiko" karena kedewasaannya.
  10. Momo-chan. Momo adalah adik perempuan Miiko dan Mamoru. Momo muncul di Hai, Miiko! nomor 19. Momo masih bayi dan belum bisa berbicara.
Masih banyak tokoh lain yang belum disebutkan di sini karena bakalan panjang. Haha...
Komik ini sangat menghibur. Tidak perlu membaca sesuai nomor urut juga tidak apa-apa, tidak bakal dibuat bingung, kok. Skor lima bintang sempurna buat komik ini. :D

Mar 29, 2013

Bagian dari Diriku

Di suatu malam yang hangat dan bertabur bintang, terdapat seorang lelaki dan wanita yang sedang berbincang mengenai perpisahan.
"Mungkin besok aku akan pergi, menjalankan tugasku," kata lelaki itu.
"Besok? Waktu cepat berlalu, ya," kata si wanita. Sebenarnya dia tahu hari ini akan datang dan mereka berdua tidak bisa menghindarinya. Hanya saja, dia tidak ingin memikirkan masalah ini.
"Ya, begitulah," kata lelaki itu yang tidak tahu harus berkata apa lagi. Semakin banyak kata yang dikeluarkan akan membuat hatinya semakin pilu. Well, hati mereka berdua.
"Baiklah aku akan datang menemuimu besok pagi."
"Jangan telat, ya." Lelaki itu bersungguh-sungguh dengan kata-katanya. Dia ingin hal terakhir yang dilihatnya sebelum meninggalkan kota ini adalah wanita itu.
"Tidak akan."

Sumber gambar dari sini.
Pagi datang sangat cepat bagi mereka berdua. Wanita itu berlari kecil untuk menemui lelaki itu. Dia tahu dia tidak akan terlambat, bahkan jika dia berjalan lambat pun. Tapi, dia ingin cepat-cepat menemui lelaki itu dan menghabiskan waktu sedikit lebih lama bersamanya.
"Hai!" sapa wanita itu di tengah nafasnya yang berburu karena berlari. "Oh, kau sudah siap? Bawaanmu banyak sekali."
"Masih satu jam lagi, hanya bersiap-siap saja supaya tidak ketinggalan kereta. Duduklah, kau tidak perlu berlari-lari untuk ke sini."
"Umm... Ini ada sesuatu untukmu," kata wanita itu seraya mengeluarkan sesuatu dari tasnya. "Ambillah bagian dari diriku ini. Gantungkanlah di tempat kau tidur dan mimpikanlah aku tiap malam."
"Eh? Tidak apa?" tanya lelaki itu.
Gadis itu menggeleng dan tersenyum, kemudian berkata, "Saat kau kembali, bawalah kembali bagian kecil dari diriku ini. Dan aku akan menjadi utuh kembali. Utuh bersamamu kembali."
"If you go, take a little piece of me. Hang it by the place you sleep. And dream of me."
Matchbox Twenty - I Will
NB: cerita ini terinspirasi dari lirik lagu I Will milik Matchbox Twenty.

Mar 24, 2013

Jatuh Cinta Itu Mudah (Pada Waktunya)

Entah kenapa ketika bersama Mamas Pacar itu selalu penuh dengan cerita unik dan lucu, baik saya yang bikin ulah atau dia sendiri. Haha...
Susu Segar Cokelat dan Kebab
Pertama kali saya menguji dia adalah ketika saya ngajakin dia untuk makan kebab lanjut minum susu segar rasa cokelat. Hmmm waktu itu kita belum jadian hahaha... Dua kali saya ngajakin dia untuk makan kebab lanjut minum susu segar rasa cokelat. Saya cuma ingin tahu bagaimana reaksi dia terhadap cewek yang selera makannya tidak kira-kira. Dan ternyata dia biasa saja, tidak protes. Entah juga kalau dia hanya membatin, ya. Hihi...
Ada satu cerita di kala kita berdua terjebak hujan di kampus. Waktu itu Mamas sedang nungguin saya gladi bersih wisuda dari sore sampai malam dan sedang hujan deras. Sambil nunggu hujan reda, saya sama Mamas duduk-duduk di kampus. Tidak seperti anak-anak lain yang memilih duduk di kursi atau berdiri bagi yang tidak kebagian kursi sambil menunggu hujan reda, Mamas nyari kardus bekas untuk alas kita berdua ngesot di lantai yang dingin. Waktu itu kita berdua memang tidak kebagian kursi untuk duduk. Saya sungguh ngakak melihat kelakuan dia. Tapi, tetap saja saya mengiyakan untuk duduk berdua dengan dia di atas alas kardus bekas dan menikamti obrolan. :)
McCoffee dan Egg Muffin
Satu cerita lagi yang baru saya alami beberapa hari yang lalu. Tiba-tiba saja Mamas ngajakin untuk ngegembel ke McD jam 5 pagi. Alasannya adalah untuk mencari egg muffin GRATIS. Dan entah kenapa juga saya iya-in. Sebenarnya egg muffin gratis tersedia dari jam 05.00-10.00 bagi 1000 pengunjung pertama. Dan entah kenapa Mamas pilih jam 5 pagi. Haha... Jam 4 pagi itu dia sudah sms saya, ngebangunin saya. Kemudian dengan mata setengah terpejam, saya balas, "Emang mau berangkat jam berapa?" Si Mamas bilang mau berangkat jam 05.30. Dan saya pun berpikir, well, ini masih jam 04.00 dan kamu pingin berangkat jam 05.30, KENAPA BANGUNIN JAM 04.00??? Adzan subuh saja baru mulai sekitar pukul 04.30. Berarti saya harus nganggur di jam 04.00-04.30 dan saya masih ngantuk banget! Saya membuang waktu tidur 30 menit. Udah terlanjur bangun dan idak bisa tidur lagi. Saya pasrah. Dan akhirnya dia memutuskan untuk berangkat jam 5 pagi. Baiklah. Dan kita pun ngegembel ke McD di subuh hari hingga jam 7 pagi. Hahahaha...
Yah, begitulah kisah saya sama Mamas. Dia memang lelaki yang penuh cerita dan kejutan.

Mar 15, 2013

Sempurna

"Ketika kamu mencari kesempurnaan, maka tidak akan ada ujungnya. Kau akan mencari terus menerus. Apa kau tidak lelah?"
selfnote

Mar 8, 2013

Light A Roman Candle With Me

"Datanglah ke apartemenku nanti malam," kata Neo di telepon siang ini.
"Ada apa? Kau sakit?" tanya Sarah di sela-sela kesibukannya di kantornya.
"Tidak. Aku ingin makan malam denganmu. Sekali-kali aku ingin makan malam di apartemen denganmu. Aku sedang malas untuk keluar."
"Baiklah. Perlu aku memasak untuk nanti malam?"
"Jangan. Serahkan semuanya padaku."
"Errr... Baiklah," kata Sarah kurang yakin karena Neo bukan tipe pria yang pandai dalam urusan dapur.
"Sampai ketemu nanti malam."
"Ya."

Neo membukakan pintu apartemennya dengan senyum sumringah. Sarah mengenakan terusan berbahan katun putih bermotif bunga-bunga kecil berwarna hijau. Sedangkan untuk alas kakinya, dia memakai sepatu flat berwarna putih. Santai tapi tetap manis. Rambut sebahunya dikucir sebagian dan memakai make up tipis. Neo dapat mencium wangi tubuh Sarah ketika membuka pintu apartemennya.
Sarah melihat Neo yang memakai baju santai tapi tetap rapi. Syukurlah aku tidak salah kostum, pikir Sarah. Selama ini mereka biasa makan malam di luar, jadi Sarah sendiri agak bingung dalam memilih baju untuk makan malam di apartemen malam ini. Neo memakai kemeja santai kotak-kotak berwarna biru dan jeans usang berwarna abu-abu.
"Neo! Wow!" pekik Sarah ketika mereka berdua sampai di balkon apartemen Neo. Dia melihat sebuah meja bertaplak putih dan dua kursi yang saling berhadapan. Di atas meja terdapat sebuah lilin lucu yang telah dinyalakan, dua cangkir, satu buah teko, dan hidangan yang masih tertutup.
"Hehe..." Neo tampak salah tingkah dan menggaruk-garuk belakang kepalanya. Kemudian, Neo segera menarik kursi dan mempersilakan Sarah duduk.
"Errr... Aku memesan pie apel ini. Kau tahu, aku tidak bisa memasak," kata Neo sambil membuka hidangannya. "Aku tahu kau sangat suka pie apel."
"Aku suka usahamu, sungguh," kata Sarah tulus dan tersipu malu.
"Baiklah, mari kita mulai makan malam ini. Aku akan menuangkan teh hangat ini ke cangkirmu."
Makan malam kali ini sangat sederhana tapi sangat berarti bagi mereka berdua. Mereka dapat mengobrol dengan santai dan bebas tanpa khawatir obrolan atau suara tawa mereka akan mengganggu orang lain, atau tidak perlu khawatir mengenai jam tutup restoran.
"Tunggu sebentar, aku akan masuk ke dalam dan memutar musik untuk kita berdua," kata Neo setelah makan malam mereka selesai.
Tidak lama kemudian, terdengarlah musik dari dalam. Sarah tahu lagu ini. Lagu ini merupakan lagu favoritnya. Light a roman candle with me, just a roman candle...
"Berdirilah," kata Neo sambil menggenggam tangan Sarah lembut. "Mari kita berdansa."
"Neo, aku tidak bisa berdansa," protes Sarah.
"Diamlah, aku akan menuntunmu, percayalah padaku," kata Neo lembut.
Mereka berdua pun berdansa sepanjang lagu dan diakhiri dengan ciuman mesra di bawah sinar bulan dan terang lilin malam itu.

NB: Cerita ini terinspirasi dari lagu Light A Roman Candle With Me dari Fun.

Feb 20, 2013

Django Unchained

Beberapa hari yang lalu, saya nonton film berjudul Django Unchained di bioskop bersama Mamas Pacar. Dia memang penggemar berat sutradara film ini, yaitu Quentin Tarantino. Django Unchained merupakan film produksi Sony Pictures yang dibintangi oleh beberapa artis terkenal, seperti Jamie Foxx, Christoph Waltz, Leonardo DiCaprio, Kerry Washington, dan Samuel L. Jackson.
Django Unchained
Film ini berlatar belakang pada tahun 1858 di daerah Amerika Selatan. Saat itu sistem perbudakan kulit hitam oleh kulit putih masih sangat marak. Django (Jamie Foxx) adalah salah satu budak yang diperjualbelikan saat itu. Pada suatu hari, dia diselamatkan oleh seorang pemburu imbalan yang menyamar sebagai dokter gigi bernama dr. King Schultz (Christoph Waltz). Pada awalnya, Schultz membeli dan membebaskan Django dengan niat untuk membantu misi perburuannya. Schultz pada saat itu memburu rombongan Brittle bersaudara dan membutuhkan seseorang yang mengenali wajah-wajah mereka. Secara kebetulan, Django mengenali mereka karena mereka dulu pernah menyiksanya dan istrinya, Broomhilda (Kerry Washington). Setelah beberapa lama bersama Django, Schultz merasa bahwa Django perlu dibekali keahlian dalam berburu.
Schultz terkagum-kagum dengan Django karena Django cepat belajar dan mempunyai bakat dalam menembak jitu. Akhirnya, Schultz memutuskan untuk menjadikan Django partner berburunya dan membagi  sepertiga imbalannya kepada Django. Schultz mengaku belum pernah membeli dan membebaskan budak kulit hitam sebelumnya. Schultz merasa tersentuh karena Django begitu mencintai istrinya, Broomhilda. Schultz memutuskan untuk membantu Django dalam menemukan Broomhilda. Ternyata Broomhilda dijadikan wanita penghibur oleh seorang pemilik perkebunan bernama Calvin Candie (Leonardo DiCaprio). Seorang anak buah Candie yang bernama Stephen (Samuel L. Jackson) berhasil membuka kedok Schultz dan Django yang ingin membebaskan Broomhilda. Terjadilah keributan antara kubu Schultz dan Candie.
Secara garis besar saya suka jalan cerita dan setting film ini. Untuk pertama kalinya saya menonton film karya Quentin Tarantino, di bioskop pula. Salah satu hal yang kurang saya nikmati di film ini adalah kekejaman yang dipertontonkan oleh Tarantino. Darah ada di mana-mana. Errr... Saya suka karakter Schultz karena dia pintar berbicara dan meyakinkan orang. Saya suka Samuel L. Jackson di film ini karena dia berhasil keluar dari karakter yang biasa dia mainkan di film-film lain. Saya suka cara Tarantino membuat film yang menurut saya berbeda dari sutradara-sutradara lain, cara dia memilih pemain, cara dia memilih tema film, cara dia mengambil setting tempat, cara dia memilih lagu-lagu tema. Satu hal yang bikin saya nahan ketawa adalah cara Tarantino melakukan zoom in dan zoom out yang mengingatkan saya pada sinetron-sinetron Indonesia. Hahaha... Satu hal yang sangat disayangkan pada film ini menurut saya adalah karakter Django terkesan kurang mendalam. Terkesan dia hanyalah sidekick dari Schultz. Film ini saya beri empat bintang dari lima bintang.

Feb 15, 2013

Rumah

Aku selalu ingin keluar dari kotak ini. Ke mana pun arah pandangku beredar, pemandangan selalu saja sama. Aku bosan. Tempat ini terasa pengap bagiku. Betapa bahagianya aku ketika mendapat tiket keluar dari kotak ini.
Dunia luar memang indah dan menantang. Aku senang. Tapi aku juga takut. Banyak hal asing bagiku. Aku selalu merasa tidak nyaman dengan segala hal yang asing bagiku. Dan aku merasa lelah dengan ketakutanku. Aku lelah untuk selalu bersikap waspada.


Ketika kesempatanku habis dan aku sedang dalam perjalan kembali, aku melihatmu melambaikan tangan. Sedetik kemudian aku berada dalam pelukmu. Pelukmu mampu menghilangkan semua rasa takutku. Aku tahu aku tidak perlu khawatir lagi. Aku tahu aku aman sekarang. Kemudian kau memegang tanganku. Semua rasa lelah itu hilang. Dan aku tahu aku sedang berada di rumah dalam pelukmu dan genggamanmu.

Feb 1, 2013

Tom And Jerry

Like father, like daughter. Hahahaha... Mungkin itu ungkapan yang tepat untuk bapak saya dan saya. Kita punya selera yang sama dalam beberapa hal, salah satunya adalah tontonan TV. Saya dan bapak suka sekali menonton serial kartun Tom and Jerry. Kita berdua bisa ketawa-ketitwi sendiri kalau udah nonton serial kartun yang satu ini.
Tom and Jerry
Tom and Jerry merupakan serial kartun ciptaan William Hanna dan Joseph Barbera pada tahun 1940. Tom and Jerry bercerita tentang seekor kucing bernama Tom dan seekor tikus bernama Jerry yang selalu bermusuhan dan menimbulkan keributan di rumah yang mereka tinggali. Tom tidak mudah menyerah dalam memburu Jerry dengan menggunakan benda apa pun yang ada di sekitar rumah. Sayangnya, Tom hampir selalu gagal dalam menangkap Jerry. Jerry yang lincah dan pintar selalu bisa lolos dari cengkeraman Tom. Kartun ini sebenarnya cenderung kasar untuk ditonton oleh anak-anak sendirian. Tom dan Jerry hampir selalu menggunakan bahan-bahan peledak, alat-alat tajam, dan senjata api dalam perburuannya. Selalu terdapat kekerasan di dalamnya. Meskipun begitu, tidak terdapat adegan berdarah-darah di Tom and Jerry. Jadi, saran saya, dampingi anak-anak ketika menonton kartun ini. Bilang kepada mereka bahwa memukul atau menyakiti teman itu tidak baik. Untuk referensi petunjuk pengkategorian film berdasarkan umur, bisa dibaca di blog temen saya, Aneg.
Sebenarnya tidak selalu si semua episode mereka bermusuhan. Beberapa di antaranya (cenderung sedikit sebenarnya) menampilkan Tom dan Jerry saling membantu. Seperti di salah satu episode yang saya ingat, yaitu di mana Tom dan Jerry menemukan seekor anak anjing di saat hujan deras. Jerry merawat anak anjing itu. Pada awalnya Tom tidak menyukainya karena jatah susu Tom diminum oleh si anak anjing. Kemudian, entah bagaimana anak anjing tersebut lari dari rumah. Tom merasa tidak enak karena anak anjing tersebut belum bisa apa-apa dan terjebak hujan deras di luar sana. Tom pergi mencari anak anjing itu meskipun hujan sedang deras. Tom jatuh sakit karena kehujanan. Kemudian, Jerry serta si anak anjing pun merawat Tom. Untung saja anak anjing itu tidak apa-apa. Kemudian, sebagai rasa terima kasih, Tom memberikan jatah susunya kepada anak anjing itu.
Hal-hal yang saya suka dari kartun ini adalah cara penyampaian isi cerita tanpa banyak menggunakan dialog. Hampir di semua episode Tom and Jerry kedua hewan ini tidak berbicara. Mereka hanya menggunakan ekspresi dan gerakan tubuh untuk menunjukkan emosi dan tingkah laku yang lain. Ketika mereka mengeluarkan suara, paling hanya jeritan-jeritan saja. Hal kedua yang saya suka di kartun ini adalah penggunaan musik klasik sebagai latar suaranya. Sering kali diperlihatkan Tom dan Jerry sedang bermain alat musik seperti piano, gitar, harpa, terompet, dan lain-lain di dalam serial ini. Adegan favorit saya adalah ketika Tom bermain piano di mana Jerry tinggal di dalamnya. Jerry berusaha menghentikan aksi Tom memainkan piano karena dia merasa terganggu. Dalam aksi perburuan, si Tom tetap memainkan piano hingga akhir episode. Hal ketiga yang saya suka dari serial kartun ini adalah bagaimana Tom dan Jerry memanfaatkan semua perabot yang ada untuk aksi perburuan. Mulai dari peralatan rumah tangga, mebel, kendaraan, perkebunan, alat musik, hingga senjata dan alat peledak.


Serial Tom and Jerry favorit saya adalah versi dari Hanna-Barbera (1940-1954; 1975-1977) dan versi dari Chuck Jones (1963-1967). Saya suka karena gambarnya gemes dan ceritanya asik, bisa bikin ketawa banget.
Menurut saya, Tom and Jerry ini salah satu legenda perkartunan dunia. Cuma modal inti cerita kejar-kejaran dan tidak banyak dialog justru merupakan "bahasa" yang mudah dimengerti orang di dunia. Tidak peduli dari bangsa mana, pasti orang akan mengerti jalan ceritanya. Bahkan ditonton tanpa suara pun masih tetap asik menurut saya. Saya sering nonton serial ini tanpa suara karena jam tayangnya sekarang sering di saat tidur siang, takut ganggu ibu yang sedang tidur. Mehehehe... Alhasil saya dan bapak saya harus tertawa tanpa suara. (,--)/||

Jan 25, 2013

Berada Di Keramaian

Sumber gambar dari sini.
Dia sangat benci berada di keramain. Dia akan merasa sesak berada di antara orang banyak, tak banyak tempat untuk bergerak, tak banyak udara yang bisa dihirupnya untuk paru-parunya sendiri. Orang-orang berbicara dengan nada yang sangat keras, ramai, dan gaduh, hingga dia sendiri tidak bisa mendengar suaranya sendiri. Sungguh dia membutuhkan tempat yang nyaman. Tempat di mana terdapat udara segar, tenang, dan luas. Tempat di mana dia bisa bernafas dengan lega, mendengarkan suaranya sendiri, dan bergerak serta menari dengan bebas. Tempat di mana dia bisa menikmati dirinya sendiri.

Jan 18, 2013

Berkeliling Cinta Empat Musim Bersama Ilana Tan

Sudah sekitar satu bulan ini saya mengikuti novel-novel karya Ilana Tan. Kebetulan memang sedang mempunyai waktu luang banyak. Hehehe... Awalnya iseng meminjam novel Autumn In Paris punya adik sepupu saya. Tapi, kemudian ketagihan untuk baca-baca ketiga novel yang lain juga, yaitu Summer In Seoul, Winter In Tokyo, dan Spring In London. Yap, keempat novel itu merupakan karya dari Ilana Tan. Sebenarnya urutan terbit buku adalah seperti ini:
  1. Summer In Seoul (Oktober 2006) 
  2. Autumn In Paris (Juli 2007)
  3. Winter In Tokyo (Agustus 2008)
  4. Spring In London (Februari 2010)
Tapi, untuk membaca itu semua tidak diperlukan urutan layaknya novel bersekuel. Dibaca dengan urutan random pun tidak masalah karena cerita dari novel satu dengan yang lainnya tidak saling bersambung. Keunikan dari empat novel ini adalah tokoh-tokohnya saling memiliki keterkaitan, semacam film Love Actually kalau tidak salah. Hehehe... Si ini di buku ini ternyata kenal dengan si itu di buku itu, atau si anu ternyata adalah saudara dari si itu di buku yang itu, ya semacam itulah.


Summer In Seoul
Judul: Summer In Seoul
Pengarang: Ilana Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 51.000,-
Halaman: 280 halaman
Novel ini bercerita tentang seorang gadis blasteran Indonesia-Korea bernama Han Soon-Hee (nama Indonesia-nya adalah Sandy) yang kuliah sambil bekerja pada seorang perancang busana terkenal di Korea. Kemudian secara tidak sengaja ponsel Sandy tertukar dengan ponsel penyanyi terkenal Korea bernama Jung Tae-Woo. Setelah mereka bertemu untuk mengembalikan ponsel masing-masing, Jung Tae-Woo meminta bantuan Sandy untuk berfoto dengannya. Jung Tae-Woo meminta Sandy berpura-pura menjadi pacarnya untuk meredakan gosip tidak mengenakkan yang beredar mengenai Jung Tae-Woo. Sejak saat itu mereka berdua sering bertemu. Pada awalnya, Sandy terheran-heran mengapa banyak orang menyukai Jung Tae-Woo. Jung Tae-Woo memang pandai bernyanyi dan tampan. Tetapi, Sandy merasa tidak terkesan dengan semua itu. Seiring berjalannya waktu, perubahan perasaan Sandy terhadap Jung Tae-Woo mulai terasa. Kemudian, Jung Tae-Woo mengetahui sesuatu mengenai Sandy yang berhubungan dengan trauma masa lalunya.
Cerita yang terjadi di novel ini sangat klise menurut saya. Tapi, tetap asyik dijadikan bacaan ringan di waktu luang. Bukan tipe novel cinta yang berat. Saya beri tiga bintang dari lima bintang untuk Summer In Seoul.

Autumn In Paris
Judul: Autumn In Paris
Pengarang: Ilana Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 38.500,-
Halaman: 272 halaman
Novel ini bercerita mengenai seorang wanita cantik dan cerdas blasteran Indonesia-Perancis bernama Tara Dupont yang sangat menyukai musim gugur di Paris. Tara tinggal di Paris bersama ayah yang sangat mencintainya. Tara berprofesi sebagai penyiar radio terkenal di Paris. Tara dikelilingi oleh sahabat-sahabat yang menyayanginya. Salah satu di antaranya adalah Sebastien Giraudeau. Tara menyukai Sebastien, tapi tidak berani untuk menyatakan perasaannya. Suatu hari Tara bertemu dengan seorang teman Sebastien dari Jepang bernama Tatsuya Fujisawa. Sebenarnya Tatsuya sangat membenci musim gugur dan Paris karena kenangan masa lalunya. Tetapi, dia harus pergi menuju Paris untuk membereskan masalah di masa lalunya. Lambat laun Tatsuya mulai menyukai musim gugur dan Paris karena kehadiran Tara, wanita cerdas dan ceria yang selalu berhasil membuat senyumnya mengembang. Lambat laun, Tara pun mengalihkan pandangan dari Sebastien menuju Tatsuya, laki-laki yang selalu membangkitkan rasa penasarannya. Ketika mereka berdua yakin dengan perasaan masing-masing, kenyataan yang pahit pun terkuak. Jelas sudah mereka berdua tidak dapat berlari dari masa lalu yang mengejar mereka.
Cerita di novel ini berhasil menjadikannya novel paling favorit di antara keempatnya bagi saya. Novel ini mempunyai ide cerita yang paling berbeda menurut saya. Rasa bahagia dan rasa sakit di dalam cerita mampu saya rasakan dengan sangat. Autumn In Paris berhasil membuat saya berkaca-kaca. Ending-nya pun sangat tidak biasa. Lima bintang penuh untuk Autumn In Paris.

Winter In Tokyo
Judul: Winter In Tokyo
Pengarang: Ilana Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 40.000,-
Halaman: 313 halaman
Novel ini bercerita mengenai kehidupan seorang gadis blasteran Indonesia-Jepang bernama Ishida Keiko yang tinggal di Jepang dan berprofesi sebagai pustakawan. Suatu hari, Keiko mendapatkan tetangga baru di apartemen yang dia tinggali. Tetangga tersebut merupakan orang Jepang yang telah lama tinggal di New York bernama Nishimura Kazuto. Kazuto memutuskan pindah ke Tokyo untuk mencari suasana baru dan menenangkan diri dari New York. Keiko dan Kazuto pun terbiasa bertemu dan makan bersama setelah jam kerja Keiko berakhir. Kazuto yang seorang fotografer mulai tertarik kepada Keiko dan menjadikannya sebagai salah satu objek favoritnya. Perjuangan Kazuto untuk mendapatkan Keiko terasa lebih berat ketika Keiko tidak bisa melupakan sosok cinta pertamanya yang merupakan sahabat Kazuto sendiri. Keadaan semakin sulit ketika salah satu dari mereka kehilangan ingatan selama satu bulan terakhir. Termasuk kehilangan ingatan mengenai janji yang telah terucap kepada orang yang telah dikenalnya selama satu bulan terakhir.
Cerita di novel ini memang ringan dan mudah ditebak jalan ceritanya. Tapi, entah kenapa saya menyukainya. Ceritanya begitu ringan dan mampu membawa saya sebagai pembaca masuk ke dalam emosi yang terbangun pada cerita ini. Saya suka penokohan Keiko dan Kazuto. Keiko yang merupakan gadis manis, lucu, dan periang. Kazuto merupakan pria yang romantis, gentle, dan menghibur. Winter In Tokyo merupakan novel yang menghibur, jadi saya beri empat bintang dari lima bintang.

Spring In London
Judul: Spring In London
Pengarang: Ilana Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 42.000,-
Halaman: 238 halaman
Novel ini bercerita mengenai gadis blasteran Indonesia-Jepang bernama Naomi Ishida yang berprofesi sebagai model di London, Inggris. Suatu hari, Naomi mendapatkan tawaran pekerjaan untuk menjadi model video klip salah satu penyanyi terkenal Korea. Naomi berpasangan dengan Danny Jo (model terkenal Korea) dalam video ini. Danny merupakan sosok pria ramah dan baik kepada siapa saja yang ditemuinya. Tetapi, Danny heran ketika Naomi justru selalu menghindar dan terlihat ketakutan ketika berada di dekatnya. Danny penasaran apa yang telah diperbuatnya sehingga Naomi berperilaku seperti itu kepadanya. Fakta yang terkuak membuat Naomi dan Danny membutuhkan waktu untuk "menyembuhkan diri" masing-masing. Fakta tersebut datang justru di saat keduanya sudah saling merasa nyaman dengan masing-masing.
Sama seperti Summer In Seoul, cerita di novel ini sangat klise, tapi tetap jadi bacaan asyik dan ringan di waktu luang. Saya beri tiga bintang dari lima bintang untuk Spring In London.

Jan 11, 2013

Masih Saja

Gambar dari sini.
Masih saja setiap hari aku jatuh cinta padamu
Masih saja setiap hari kau memberikan kejutan-kejutan kecil untukku
Masih saja setiap hari kau membuatku tertawa lepas
Masih saja kau bersabar menghadapi amarahku yang meledak-ledak
Masih saja setiap hari aku menunggu kedatanganmu dengan hati berdebar
Masih saja setiap hari aku tersenyum ketika melihatmu
Masih saja setiap malam aku merindumu