Jul 20, 2013

Kalah

Sumber gambar dari sini.
Aku ingat sekali ketika kau mengatakan bahwa dia mengingatkanmu pada seseorang yang tidak bisa kau miliki lagi. Aku tahu kau sangat merasa kehilangan dan ingin memiliki seseorang itu lagi. Itu sebabnya aku selalu menangis setiap kau menyebut namanya. Itu sebabnya aku selalu merasa kalah dari dia. Karena dia pernah mengingatkanmu pada seseorang yang sangat kau sayangi tapi tak mungkin kau miliki lagi.
Hanya saja aku tak mempunyai nyali untuk mengatakan alasan mengapa aku selalu merasa kalah. Aku tak akan sanggup mengeluarkan kata-kata yang akan mengalir bersama air mata ini. Aku pun tak suka melihat kesenduan di wajahmu jika kau mengingat seseorang yang tak akan pernah kembali itu.

Jul 12, 2013

Rindu yang Tak Pernah Padam

Kau mengajakku untuk berkenalan dengan seseorang yang ingin sekali kau perkenalkan kepadaku. Ya, aku tahu betapa besar keinginanmu memperkenalkanku padanya.
"Nanti malam akan aku perkenalkan kalian berdua, ya," ajakmu siang itu. "Aku juga sudah lama tidak bertemu dengannya, aku merindukannya."
"Iya, baiklah," jawabku mengerti.

Sumber gambar dari sini.
Malam itu kau membawaku ke tempatnya. Kau tahu aku takut gelap, sehingga kau menggenggam tanganku erat. Meskipun aku tidak bisa melihat wajahmu dengan jelas, aku tahu perubahan yang terjadi pada dirimu. Sendu.
Kau mengajakku duduk di depan nisannya, orang yang ingin sekali kau perkenalkan padaku. Kau dan aku berdoa dengan kusyuk untuknya. Setelah berdoa, percaya atau tidak, aku mencoba untuk mengobrol kepadanya. Berbicara tanpa suara. Dan tanpa suara pun kau menangis. Aku tahu kau sangat merindukannya. Aku tahu kau sangat ingin memilikinya kembali. Aku hanya mampu membelai rambutmu. Kata-kata pun tak akan bisa menghiburmu. Semua yang telah diambil-Nya memang tidak bisa kita minta untuk kembali. Kita semua tahu itu.
Untuk pertama kalinya aku melihatmu menangis. Kau selalu terlihat kuat di depanku. And my heart was breaking when I saw you cried.
Setelah kau memperkenalkanku padanya, tiba-tiba saja ada kembang api menghiasi langit malam itu. Ternyata orang-orang di sekitar pemukiman yang menyalakannya untuk menyambut bulan baru ini. Kau, aku, dia, dan orang tuamu menyaksikan kembang api malam itu dalam diam. Indah. Tapi diselimuti perasaan rindu yang tak akan hilang.

Jul 5, 2013

Memetik Apel

Sumber gambar dari sini.
"Hei! Apa yang sedang kau lakukan?" tanya pemuda itu. Dia heran melihat perempuan itu memetik apel di kebunnya.
"Kau bisa melihat sendiri. Memetik apel. Kau mau?" jawab perempuan itu dengan ringan dan senyum yang hangat.
"Tidak, terima kasih. Tapi, ini malam hari. Kau tidak bisa menunggu pagi datang?" pemuda itu masih heran.
"Aku memetik apel di malam hari supaya bisa melihat bintang-bintang di sana," jawab perempuan itu dengan ringan dan menunjuk ke arah langit malam. Lalu dia melanjutkan perkataannya lagi, "Kau tahu, aku sebenarnya ingin memetik bintang. Tapi, tanganku hanya bisa menggapai apel-apel di sini. Jadi, aku akan memetik apel dan memakannya sambil melihat bintang-bintang."
Perempuan itu tampak melanjutkan memilih-milih apelnya. Tak lama kemudian, dia berhenti, dan memutuskan untuk memetik sebuah apel. Dia menggigitnya dan menatap ke arah pemuda itu, kemudian berkata, "Hei, apel ini manis!"

Jul 4, 2013

Despicable Me 2 (2013)

Film yang saya tunggu-tunggu akhirnya tayang juga! :D
Saya, perempuan berusia 24 tahun, dan menanti Despicable Me 2, menjadikan saya merasa gagal menjadi perempuan dewasa hahahaha...

Despicable Me 2 disutradarai oleh Pierre Coffin dan Chris Renaud ini premiere di Indonesia pada tanggal 3 Juli 2013. Despicable Me 2 yang merupakan keluaran rumah pruduksi Illumination Entertainment dan Universal Pictures ini adalah sekuel kedua dari Despicable Me yang rilis pada tahun 2010 lalu. Film animasi ini bergenre komedi dan cocok untuk tontonan liburan bersama keluarga.
Despicable Me 2 mempunyai awal cerita tentang sebuah laboratorium rahasia yang tiba-tiba lenyap karena 'dihisap' oleh pesawat tidak dikenal. Sementara itu di tempat lain, Gru (Steve Carell), seorang ilmuwan yang mengadopsi 3 anak perempuan, tiba-tiba diculik oleh seorang agen rahasia bernama Lucy Wilde (Kristen Wiig). Lucy dan atasannya, Silas Ramsbottom (Steve Coogan), meminta Gru untuk bergabung menjadi agen rahasia. Silas meminta Lucy dan Gru untuk mencari ramuan rahasia dari laboratorium yang hilang tersebut. Makhluk hidup yang terkontaminasi oleh ramuan itu dapat berubah menjadi monster. Jika ramuan itu jatuh ke tangan yang salah, ramuan itu dapat menjadi senjata pemusnah masal yang membahayakan dunia.

Gru mempunyai asisten laboratorium bernama Dr. Nefario (Russell Brand) yang tiba-tiba memutuskan berhenti bekerja. Dr. Nefario berkata bahwa dia rindu menjadi orang jahat. Asal tahu saja, di awal film Despicable Me, Gru dan Dr. Nefario merupakan ilmuwan jahat. Gru dan Dr. Nefario dibantu oleh para minion di laboratorium mereka. Minion merupakan makhluk kecil berwarna kuning dan berjumlah banyak yang mereka gunakan sebagai pembantu laboratorium, mengurus pekerjaan rumah, dan mengurus ketiga anak adopsi Gru. Tanpa disadari oleh Gru, para minion hilang satu per satu dari rumahnya.
Gru dan Lucy pun melakukan aksi mereka sebagai agen rahasia untuk mencari tahu siapa yang telah mencuri ramuan rahasia tersebut. Gru mengacaukan aksinya ketika dia mengetahui salah satu anaknya, Margo (Miranda Cosgrove), berkencan dengan Antonio (Moises Arias). Antonio merupakan anak dari El Macho (Benjamin Bratt), salah seorang yang dicurigai oleh Gru dan Lucy sebagai pencuri ramuan rahasia. Seperti biasa, jika seorang pria dan perempuan dipasangkan sebagai partner, pastilah terjadi drama romantis. 
Hampir di sepanjang film ini saya dibuat tertawa oleh aksi para minion yang kocak banget! Yang bikin lucu adalah tingkah mereka yang sembrono, polos, jahil, nakal, dan tentu saja suara mereka. Ketika mereka berbicara, susah untuk mengerti percakapan mereka. Tapi, kita dapat mengerti apa yang mereka bicarakan melalui mimik wajah dan gestur tubuh mereka. Mereka selalu saja berdebat tentang segala sesuatu yang akan dikerjakan dan akhirnya telat dalam mengambil aksi. Lucy yang periang dan sering ber-euforia juga menambah kelucuan di film ini. Belum lagi melihat kepolosan Edith (Dana Gaier) dan Agnes (Elsie Fisher) sebagai anak kecil.
Selain komedi dan action (yang cenderung konyol), film ini menawarkan drama romantis dan keluarga. Bagaimana Gru dalam menghadapi rasa sukanya kepada Lucy, cara Gru menjaga Margo yang mulai remaja dan menyukai anak laki-laki, dan cara Gru menjadi ayah yang lembut bagi Agnes.
Gak salah kalau film ini mempunyai rating yang tinggi di IMDB.